×

Pencarian

Dihadiri Plt Bupati Hendri, Juliansyah Yayan Resmi Nahkodai KONI Rejang Lebong, Targetkan Atlet Tembus PON dan Raih Emas Rp1 Miliar

KABARDARING.ID – Era baru olahraga Kabupaten Rejang Lebong resmi dimulai. Ketua DPRD Rejang Lebong, Juliansyah Yayan, kini sah memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rejang Lebong periode 2024-2028 setelah dilantik langsung oleh Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, SE.

Pelantikan yang berlangsung di Gedung Pola Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Sabtu (6/6/2026), turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, SSTP, M.Si, unsur Forkopimda, pengurus cabang olahraga, hingga insan olahraga dari berbagai daerah.

Kehadiran Juliansyah Yayan di pucuk pimpinan KONI membawa harapan baru bagi dunia olahraga Rejang Lebong. Tak tanggung-tanggung, target yang dibidik adalah melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan baru harus mampu menjadi motor penggerak lahirnya atlet-atlet berprestasi yang siap tampil pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) NTT-NTB mendatang.

“Selamat kepada Ketua dan seluruh pengurus yang baru dilantik. Kami berharap KONI Rejang Lebong mampu mencetak atlet-atlet terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah dan Provinsi Bengkulu di tingkat nasional,” ujar Teuku.

Dalam kesempatan itu, Teuku juga mengungkap kabar menggembirakan bagi para atlet Bengkulu. Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyiapkan bonus fantastis sebesar Rp1 miliar bagi atlet yang berhasil meraih medali emas pada PON NTT-NTB.

“Pak Gubernur telah menyiapkan reward Rp1 miliar untuk peraih emas PON. Sebelumnya hanya Rp100 juta. Ini bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun prestasi olahraga,” ungkapnya yang langsung disambut antusias peserta pelantikan.

Sementara itu, Juliansyah Yayan menegaskan dirinya siap membawa KONI Rejang Lebong menjadi organisasi yang lebih solid, profesional, dan berorientasi pada prestasi.

Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, mulai dari usia dini hingga tingkat elite.

“Kami ingin menghadirkan sistem pembinaan yang lebih baik, meningkatkan kualitas atlet dan pelatih, serta memperkuat sarana dan prasarana olahraga agar prestasi Rejang Lebong semakin meningkat,” tegas Juliansyah.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan olahraga daerah tidak bisa dicapai sendiri. Dibutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, dunia usaha, insan olahraga, dan seluruh masyarakat Rejang Lebong.

“Kami ingin atlet-atlet Rejang Lebong tidak hanya berjaya di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di level nasional bahkan internasional,” katanya.

Menutup sambutannya, Juliansyah mengajak seluruh pengurus KONI yang baru dilantik untuk meninggalkan ego sektoral dan fokus membangun olahraga daerah.

“Tinggalkan perbedaan, perkuat persatuan, dan mari jadikan momentum ini sebagai awal kebangkitan olahraga Rejang Lebong menuju prestasi yang lebih gemilang,” pungkasnya.

Dengan kepengurusan baru dan dukungan penuh pemerintah, masyarakat kini menanti apakah KONI Rejang Lebong mampu melahirkan atlet-atlet hebat yang bisa mengharumkan nama daerah di Porprov Bengkulu 2026 hingga PON mendatang. ***