×

Pencarian

Kejaksaan Geledah Rumah Mantan Bupati Kepahiang, Dugaan “Permainan” Lahan GOR Tebat Monok Terkuak

KABARDARING.ID – Babak baru pengusutan dugaan korupsi proyek lahan Gedung Olahraga (GOR) Tebat Monok akhirnya benar-benar dimulai. Kamis (12/2/2026), tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang bergerak langsung menggeledah rumah mantan Bupati Kepahiang, Bando Amin.

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa kasus yang selama bertahun-tahun nyaris tenggelam kini kembali diangkat ke permukaan.

Penggeledahan dilakukan di kediaman Bando Amin yang berada di Tebing Karet, Desa Pematang Donok, Kecamatan Kabawetan. Tim dari Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kepahiang tampak menyisir setiap bagian rumah untuk mencari dokumen dan barang yang diduga berkaitan dengan pengadaan lahan GOR Tebat Monok.

Kasi Pidsus Kejari Kepahiang, Febrianto Ali Akbar, membenarkan langsung kegiatan tersebut. Ia menyebut penggeledahan merupakan bagian penting dalam mengumpulkan bukti untuk mengungkap dugaan penyimpangan yang terjadi saat Bando Amin menjabat sebagai bupati pada periode 2005–2006.

“Kami masih melakukan penggeledahan bersama tim. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan secara resmi,” tegas Febrianto.

Kasus ini mencuat setelah ditemukan perbedaan signifikan pada luas lahan yang digunakan dalam proyek. Data awal menyebutkan lahan yang direncanakan memiliki luas 32.500 meter persegi. Namun, sertifikat yang terbit pada tahun 2015 justru mencatat luas lahan hanya 26.935 meter persegi.

Selisih mencapai 5.565 meter persegi itu kini menjadi titik krusial yang didalami penyidik, karena diduga berkaitan dengan potensi kerugian negara.

Saat dikonfirmasi sebelumnya, Bando Amin menyatakan sebagian lahan digunakan untuk akses jalan. Namun, penyidik kini menelusuri lebih jauh apakah perbedaan tersebut murni faktor teknis atau ada indikasi penyimpangan dalam proses pengadaan.

Pantauan di lokasi, proses penggeledahan berlangsung ketat dengan pengawalan aparat keamanan serta disaksikan langsung oleh pemilik rumah dan perangkat desa. Penyidik terlihat membawa sejumlah dokumen yang akan dianalisis lebih lanjut.

Kejaksaan memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional dan transparan. Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang juga dikabarkan telah dimintai keterangan untuk memperjelas konstruksi perkara.

Penggeledahan ini menjadi titik penting dalam membuka kembali tabir proyek GOR Tebat Monok, yang sejak lama menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Kini publik menunggu, apakah penyelidikan ini akan berujung pada penetapan tersangka dan mengungkap aktor utama di balik dugaan skandal tersebut.