×

Pencarian

Tak Ingin Operasional Terganggu, Brimob Bengkulu Resmi Gandeng SPBU KM 8

KABARDARING.ID – Satuan Brimob Polda Bengkulu mengambil langkah strategis untuk memastikan kendaraan operasionalnya tidak mengalami kendala bahan bakar saat menjalankan tugas. Untuk itu, Sat Brimobda Bengkulu resmi menjalin kerja sama dengan PT Anida Petra Pratama (SPBU KM 8 Kota Bengkulu) terkait penyediaan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bagi kebutuhan operasional satuan.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam Surat Persetujuan Bersama yang ditandatangani oleh Kasi Logistik Sat Brimobda Bengkulu AKP Jhonner Sidabutar mewakili pihak pertama dan Manajer SPBU KM 8 Kota Bengkulu, Ali Amran, selaku pihak kedua.

Melalui kesepakatan ini, kedua belah pihak berkomitmen mendukung pengelolaan, penyimpanan, serta penyaluran BBM jenis Pertamax dan Pertamina Dex untuk menunjang mobilitas kendaraan dinas Sat Brimobda Bengkulu.

Langkah ini dinilai penting guna menjaga kesiapsiagaan personel dan kendaraan operasional dalam menjalankan berbagai tugas kepolisian, mulai dari pengamanan kamtibmas, penanggulangan situasi darurat, hingga kegiatan kemanusiaan di wilayah Provinsi Bengkulu.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Ichsan Nur, S.I.K., mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut telah berjalan sejak 1 Januari 2026 dan menjadi bentuk sinergi positif antara Polri dan pihak swasta.

“Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan ketersediaan bahan bakar bagi kendaraan operasional Sat Brimobda Bengkulu sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan optimal. Sinergi yang telah berlangsung sejak 1 Januari 2026 ini juga menjadi wujud kolaborasi yang baik dalam mendukung pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujar Ichsan.

Dengan adanya kerja sama ini, kebutuhan BBM operasional Sat Brimobda Bengkulu diharapkan dapat terpenuhi secara berkelanjutan. Ketersediaan bahan bakar yang terjamin akan semakin memperkuat kesiapan personel Brimob dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bengkulu. ***