KABARDARING.ID - Pemerintah Kabupaten Kepahiang mulai menyalurkan Bantuan Pangan Pemerintah sebagai langkah konkret menahan lonjakan harga kebutuhan pokok pasca-Idul Fitri 2026.
Penyaluran perdana dilakukan secara simbolis oleh Bupati Zurdi Nata di halaman Kantor Camat Ujan Mas, Jumat (27/3). Bantuan yang diberikan mencakup beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret.
Dalam program ini, sebanyak 18.248 keluarga penerima manfaat (KPM) di delapan kecamatan serta 117 desa dan kelurahan menjadi sasaran. Setiap KPM menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Bupati menegaskan, bantuan tersebut bukan hanya untuk meringankan beban masyarakat, tetapi juga sebagai strategi menjaga kestabilan harga di pasaran.
“Ini bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi setelah Lebaran,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan ketat di lapangan. Seluruh OPD, camat, hingga perangkat desa diminta aktif memastikan distribusi berjalan tepat sasaran tanpa kekurangan maupun penyimpangan.
Sementara itu, perwakilan Perum Bulog Divre Rejang Lebong, A. Musalim Yudha, mengapresiasi kesiapan Pemkab Kepahiang dalam merealisasikan program tersebut.
Menurutnya, dibanding daerah lain seperti Rejang Lebong dan Lebong, Kepahiang menjadi yang paling siap dalam penyaluran tahap awal.
“Koordinasi antar-OPD di Kepahiang berjalan cepat dan efektif. Ini patut diapresiasi,” katanya.
Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan mencapai 164 ton beras dan 72.992 liter minyak goreng. Pemerintah berharap program ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli tetap stabil. ***
