KABARDARING.ID – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kementerian Agama Provinsi Bengkulu semakin memperkuat sinergi pembangunan berbasis lingkungan dan keagamaan. Hal itu ditandai dengan kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin Latief beserta jajaran ke Bengkulu Tengah, Rabu (03/06/2026).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, S.Sos., di Rumah Dinas Bupati. Turut hadir unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Drs. Tomi Marisi, M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah H. Arsan S. Ibrahim, S.Ag., M.HI., para asisten dan staf ahli bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Bengkulu Tengah Dr. Susilo Damarini Rachmat, SKM., MPH., Ketua Dharma Wanita Persatuan Widiawati Marisi, S.H., kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Tak hanya bersilaturahmi, Wakil Bupati bersama Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu dan rombongan juga meninjau pembangunan Masjid Agung Bengkulu Tengah yang diproyeksikan menjadi salah satu ikon religius kebanggaan masyarakat daerah.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah dengan agenda silaturahmi dan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah program strategis turut diluncurkan, mulai dari layanan digital, penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Gerakan Penanaman Pohon bagi Calon Pengantin (Catin), penyerahan buku nikah, Kartu Keluarga (KK), KTP, hingga sosialisasi pencegahan stunting dan pernikahan dini.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah, H. Arsan S. Ibrahim, menjelaskan bahwa program-program tersebut merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius, sehat, sekaligus peduli terhadap kelestarian lingkungan.
"Gerakan penanaman pohon bagi calon pengantin tidak hanya bertujuan menghijaukan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari nilai keagamaan. Program ini juga selaras dengan program Kalamambu yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat," ujar Arsan.
Sementara itu, Wakil Bupati Bengkulu Tengah Tarmizi menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi yang dihadirkan Kementerian Agama karena dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
"Kami menyambut baik berbagai program Kementerian Agama yang selaras dengan arah pembangunan daerah. Kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta seluruh pemangku kepentingan sangat penting untuk memastikan program-program tersebut berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Tarmizi.
Menurutnya, program penanaman pohon bagi calon pengantin memiliki kesamaan tujuan dengan program unggulan daerah, yakni Kalamambu (Kalamansi dan Bambu), yang tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui tanaman bernilai ekonomi.
"ASN Kementerian Agama harus terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Program penguatan ekoteologi, pencegahan stunting, dan pencegahan pernikahan dini harus menjadi gerakan bersama yang memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan," tegas Saefudin.
Sebagai penutup kegiatan, para tamu undangan melakukan penanaman pohon Kalamambu dan pelepasan burung sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Momentum ini sekaligus menegaskan tekad Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah untuk mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap alam melalui gerakan ekoteologi yang berkelanjutan. ***
