KABARDARING.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu, Indonesia menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M di Masjid Raya Baitul Izzah Bengkulu, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan rangkaian ibadah, santunan sosial, hingga ceramah agama yang mengajak umat Islam menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Dalam momentum tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama sejumlah pihak menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim dengan total bantuan mencapai Rp243.750.000 yang diberikan kepada 1.625 anak yatim di berbagai wilayah Bengkulu.
Sebagai simbolis penyerahan bantuan, sejumlah perwakilan anak yatim dari berbagai sekolah diundang maju ke depan untuk menerima santunan secara langsung. Mereka di antaranya berasal dari beberapa sekolah seperti SD, SMP hingga SMK di Kota Bengkulu.

Selain santunan bagi anak yatim, bantuan sosial juga diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada ahli waris peserta dengan total santunan Rp84.000.000 yang diserahkan kepada dua penerima, yakni Hartani dan Rina Maryanti.
Pada kesempatan yang sama, penyaluran zakat mal juga dilakukan oleh Ferdinand Janin melalui Baznas Provinsi Bengkulu sebesar Rp249.000.000. Dana tersebut nantinya akan disalurkan ke tujuh titik penerima yang telah ditetapkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Gubernur Bengkulu, Indonesia, Helmi Hasan, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
“Al-Qur’an adalah penunjuk jalan hidup bagi umat manusia. Kitab suci ini memberikan petunjuk agar kita meraih kesuksesan dalam kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat,” ujar Helmi Hasan.
Ia menambahkan bahwa Al-Qur’an tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan beragama, tetapi juga dalam membangun keluarga dan menghadapi berbagai persoalan kehidupan sehari-hari.
“Nuzulul Qur’an menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Zulkarnaen. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa Al-Qur’an merupakan petunjuk hidup yang membawa keberkahan bagi umat manusia.
“Al-Qur’an tidak diturunkan untuk menyusahkan manusia, tetapi sebagai petunjuk, rahmat, dan obat bagi orang-orang yang beriman. Melalui Al-Qur’an kita diajarkan untuk membedakan antara yang benar dan yang salah dalam kehidupan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai kepedulian sosial sebagaimana yang diajarkan dalam Al-Qur’an, terutama kepada fakir miskin dan anak yatim.
“Ketika nilai-nilai Al-Qur’an diamalkan, maka akan terwujud masyarakat yang religius, damai, dan sejahtera,” tutupnya.
Peringatan Nuzulul Qur’an ini diharapkan dapat memperkuat keimanan sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Bengkulu, khususnya di bulan suci Ramadan. ***

