KABARDARING.ID – Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali menyapa masyarakat. Kali ini, Gubernur Helmi Hasan bersama Wakil Gubernur Mian dan jajaran pemprov hadir langsung di Desa Tangsi Baru, Kepahiang, Kamis (26/2), membawa berbagai program dan bantuan nyata untuk warga.
Di hadapan masyarakat, Helmi Hasan menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar di Kepahiang. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan Jembatan Air Sempiang di Kampung Bogor yang direncanakan terealisasi tahun ini.
Tak hanya itu, kabar menggembirakan juga datang di sektor layanan kesehatan. Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan penambahan 10 unit ambulans baru untuk Kabupaten Kepahiang.
“InsyãAllah tahun ini kita bangun dan kita berikan 10 unit mobil ambulans baru untuk Kepahiang,” tegas Helmi disambut antusias warga.
Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Muamalah Desa Tangsi Baru senilai Rp50 juta. Ia sekaligus meminta para kepala desa, lurah, dan camat aktif mendata warga yang belum menikmati listrik agar bisa diakomodasi dalam program bantuan pasang baru listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu.
“Kalau masih ada warga yang belum menggunakan listrik, segera laporkan. Pemerintah sudah siapkan programnya,” ujarnya.
Bupati Kepahiang, Zurdinata, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah provinsi. Menurutnya, kehadiran gubernur dan wakil gubernur secara langsung dalam Safari Ramadan menjadi penguat sinergi pembangunan antara kabupaten dan provinsi.
Selain bantuan untuk masjid, sejumlah bantuan sosial dan pemberdayaan turut disalurkan, di antaranya Al-Qur’an, santunan anak yatim dan lansia, dua kursi roda bagi penyandang disabilitas, santunan BPJS Ketenagakerjaan beserta beasiswa bagi ahli waris senilai Rp159.686.660, bantuan BPJS Kesehatan berupa sembako dan Kartu Indonesia Sehat, bantuan alat usaha seperti boardir dan mesin pengemas, alsintan, hingga bantuan perlengkapan tactical.
Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan pembangunan dan pelayanan publik benar-benar dirasakan hingga ke desa. ***
