KABARDARING.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Bengkulu memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bulan Desember 2025 akan dibayarkan secara penuh. Kepastian ini disampaikan meski pemerintah daerah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
Kepala BKAD Provinsi Bengkulu, Tommy Irawan, mengungkapkan bahwa anggaran TPP yang sebelumnya tertunda kini telah tersedia dengan nilai mencapai Rp15 miliar.
“Anggaran TPP Desember sudah tersedia dan akan dibayarkan secara penuh tanpa pengurangan,” ujar Tommy, kemarin (16/2/2026).
Menurutnya, pencairan TPP tersebut akan dilakukan secara bertahap mengikuti mekanisme administrasi yang berlaku. Pemerintah daerah memastikan proses penyaluran berjalan sesuai prosedur agar seluruh ASN dapat menerima haknya.
Di sisi lain, untuk TPP tahun 2026, khususnya Januari dan Februari, akan diberlakukan penyesuaian nominal. Kebijakan ini menyusul penerapan Peraturan Gubernur terkait efisiensi belanja daerah.
Sebelumnya, kebutuhan anggaran TPP ASN mencapai sekitar Rp15 miliar setiap bulan. Namun, dengan adanya kebijakan efisiensi, alokasi yang disiapkan kini berkisar antara Rp8 miliar hingga Rp9 miliar per bulan.
Tommy menjelaskan, skema terbaru besaran TPP tersebut masih dalam proses evaluasi oleh Kementerian Keuangan RI sebelum dapat diterapkan secara resmi.
“Besaran TPP terbaru masih dievaluasi di tingkat kementerian. Setelah proses tersebut selesai, barulah dapat dicairkan kepada OPD yang telah mengajukan usulan,” jelasnya.
Pemprov Bengkulu berharap pencairan TPP Desember dapat segera terealisasi dan memberikan kepastian bagi ASN, sekaligus mendukung optimalisasi kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. ***
