KABARDARING.ID – Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H yang digelar Ikatan Keluargo Jang Pat Petulai (IKJPP) Provinsi Bengkulu di Gedung Balai Adat IKJPP Provinsi Bengkulu, tak sekadar ajang silaturahmi.
Di balik suasana penuh keakraban di Kelurahan Bentiring Permai/Simpang Lupis pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, terungkap fakta menarik.
Nyatanya, banyak pengurus organisasi ini ternyata menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Adat IKJPP, kawasan Bentiring Permai, Kamis (16/4/2026), itu dihadiri sejumlah tokoh penting. Mulai dari Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto, Wakil Bupati Kepahiang Abdul Hafizh, hingga Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermantoni.
Ketua IKJPP Provinsi Bengkulu, H Moh Soleh melalui Wakil Ketua, Herimanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kekompakan keluarga besar IKJPP menjadi kekuatan utama organisasi.
Ia juga menyebut semangat gotong royong yang terus dijaga menjadi contoh positif dalam mendukung pembangunan daerah.
Namun yang paling mencuri perhatian, Herimanto secara terbuka memperkenalkan sejumlah pengurus IKJPP yang kini telah menduduki posisi penting di Pemprov Bengkulu. Mulai dari Sekretaris Daerah Herwan Antoni, Kepala Dinas Kominfotik Nelly Alessa, hingga Kepala DPMPTSP Khirdes Lapendo.
Tak hanya itu, sejumlah nama lain juga disebut, seperti Sri Herlin Despita di Dinas TPHP, Rico Yulyana di ESDM, Abdul Hadi di Nakeswan, serta Aswandi di BPSDM.
“Jadi, kita harus bangga. Banyak pengurus kita yang sekarang sudah menjabat. Kalau ada keperluan, tinggal hubungi saja,” ujar Herimanto disambut riuh hadirin.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang berhalangan hadir, menitipkan pesan melalui Sekda Herwan Antoni. Ia menyampaikan salam kepada seluruh keluarga besar Rejang serta mengapresiasi kekompakan IKJPP.
Herwan Antoni menegaskan bahwa momentum Halal Bihalal ini harus menjadi titik penguatan kebersamaan, sekaligus mendorong peran aktif IKJPP dalam penguatan ekonomi kerakyatan dan pelestarian budaya.
Ia juga mengungkapkan fakta historis yang cukup mengejutkan. Selama hampir 58 tahun, posisi Sekda Bengkulu belum pernah diisi oleh putra daerah Rejang, hingga akhirnya dirinya dilantik pada 26 Februari lalu.
“Ini bentuk komitmen Gubernur dalam memberikan ruang bagi putra daerah, termasuk dari kalangan Rejang,” ungkapnya.
Dengan banyaknya tokoh IKJPP yang kini berada di lingkaran pemerintahan, organisasi ini dinilai memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menjaga budaya, tetapi juga dalam mendorong arah kebijakan pembangunan di Provinsi Bengkulu. ***
