×

Pencarian

Haji 2026 Dimulai 22 April, Calon Jemaah Wajib Lengkapi Vaksinasi

KABARDARING.ID – Pemerintah menetapkan jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia musim 1447 Hijriah dimulai pada 22 April 2026. Penetapan ini sekaligus menjadi pengingat bagi calon jemaah untuk menuntaskan seluruh persiapan, khususnya di bidang kesehatan.

Selain administrasi, aspek kesehatan menjadi syarat utama yang tidak bisa diabaikan. Pemerintah mewajibkan jemaah untuk melengkapi vaksinasi tertentu guna mencegah risiko penularan penyakit selama berada di Tanah Suci.

Salah satu vaksin yang wajib dipenuhi adalah meningitis meningokokus ACWY. Vaksin ini berfungsi melindungi jemaah dari infeksi radang selaput otak yang berpotensi menyebar cepat di tengah kerumunan besar.

Menurut Rita Ramayulis, vaksin meningitis harus diberikan paling lambat 10 hari sebelum keberangkatan. Sertifikat vaksin ini juga menjadi dokumen penting dengan masa berlaku hingga lima tahun, tergantung jenis vaksin yang digunakan.

Selain meningitis, vaksin polio juga menjadi syarat wajib bagi jemaah asal Indonesia. Pemberiannya dilakukan satu kali dalam rentang waktu minimal empat minggu hingga maksimal 12 bulan sebelum keberangkatan.

“Indonesia masih termasuk negara dalam pemantauan kasus polio, sehingga vaksin ini menjadi persyaratan penting,” jelasnya.

Di samping vaksin wajib, terdapat sejumlah vaksin tambahan yang dianjurkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti influenza, pneumonia, dan COVID-19. Meski tidak bersifat wajib, vaksin ini dinilai penting mengingat tingginya risiko penularan penyakit selama pelaksanaan ibadah haji.

Tak hanya vaksinasi, calon jemaah juga diimbau menjaga kondisi fisik dengan menerapkan pola hidup sehat. Istirahat cukup, menjaga asupan makanan, serta memperhatikan kebutuhan cairan menjadi kunci agar tetap bugar selama menjalankan rangkaian ibadah.

Konsumsi makanan bergizi seimbang, seperti buah-buahan dan protein rendah lemak, sangat dianjurkan. Jemaah juga disarankan membawa camilan praktis seperti kurma untuk menjaga energi selama beraktivitas.

Selain itu, aktivitas ringan seperti peregangan di pagi hari dan mengatur ritme berjalan juga penting dilakukan agar tubuh tidak cepat lelah.

Dengan persiapan kesehatan yang matang, diharapkan seluruh jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan dalam kondisi fisik yang optimal. ***