×

Pencarian

Zakat Fitrah Bengkulu 2026 Naik, Tembus Rp27,7 Miliar dan 2,3 Juta Kg Beras

KABARDARING.ID – Penghimpunan zakat fitrah di Provinsi Bengkulu pada 2026 mencatat tren positif. Total zakat yang terkumpul mencapai Rp27,7 miliar serta lebih dari 2,3 juta kilogram beras, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Saefudin, menyebut kenaikan tersebut menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat.

“Data yang kami terima dari seluruh kabupaten dan kota menunjukkan adanya peningkatan, baik dalam bentuk beras maupun uang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada 2025 penghimpunan zakat fitrah tercatat sekitar 2,2 juta kilogram beras dan Rp26,4 miliar. Tahun ini, jumlah tersebut bertambah signifikan, dengan kenaikan sekitar 5 persen.

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari peran aktif berbagai pihak, mulai dari panitia zakat di masjid hingga lembaga resmi yang mengelola zakat di tengah masyarakat.

“Ini menunjukkan partisipasi masyarakat semakin baik, baik melalui masjid maupun lembaga pengelola zakat,” tambahnya.

Zakat fitrah yang telah terkumpul tersebut, lanjut Saefudin, sudah disalurkan kepada para mustahik sebelum Hari Raya Idulfitri, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Pelaksanaan Shalat Idulfitri yang menjadi momentum penyampaian data tersebut berlangsung di Masjid Raya Baitul Izah dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, turut mengapresiasi sinergi antara Kementerian Agama dan Badan Amil Zakat Nasional dalam meningkatkan penghimpunan zakat.

“Kolaborasi ini penting dan terbukti mampu mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam berzakat,” ungkapnya.

Ia menilai, tren peningkatan tersebut menjadi sinyal positif bagi penguatan solidaritas sosial dan kepedulian antarwarga, terutama dalam membantu masyarakat kurang mampu saat momentum Idulfitri.

Dengan capaian ini, pemerintah berharap pengelolaan zakat ke depan semakin optimal dan tepat sasaran, sehingga dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.***