×

Pencarian

Hilal Tak Terlihat di Bengkulu, Penentuan Lebaran 1447 H Tunggu Sidang Isbat

KABARDARING.ID – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu melakukan pemantauan rukyatul hilal untuk menentukan awal Syawal 1447 Hijriah, Kamis (19/3), di kawasan Pasir Putih, Pantai Panjang, Kota Bengkulu.

Pemantauan ini menjadi bagian penting dalam proses penetapan Hari Raya Idul Fitri secara nasional. Tim hisab rukyat Kanwil Kemenag Bengkulu bersama BMKG, Pengadilan Agama, dan organisasi masyarakat Islam melakukan pengamatan sejak sore hari menggunakan teleskop serta alat optik lainnya.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si, menegaskan bahwa rukyatul hilal bukan sekadar kegiatan teknis, melainkan bentuk tanggung jawab dalam memberikan kepastian hukum ibadah kepada masyarakat.

“Ini adalah ikhtiar bersama, baik secara syariat maupun ilmiah, untuk memastikan awal bulan Syawal. Hasilnya nanti akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat di tingkat pusat,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengamatan, posisi hilal di Bengkulu berada pada ketinggian 2 derajat 15 menit 12 detik, dengan elongasi 5 derajat 51 menit 48 detik. Namun, hilal tidak berhasil terlihat saat proses rukyat berlangsung.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta tetap menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama RI di Jakarta.

Saefudin juga mengimbau masyarakat agar bijak menyikapi potensi perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri.

“Perbedaan itu hal yang biasa. Mari kita tunggu hasil sidang isbat dengan sabar dan tetap menjaga kebersamaan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar tetap mengutamakan keselamatan. Kanwil Kemenag Bengkulu, lanjutnya, telah menyiapkan informasi terkait masjid ramah pemudik yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat selama perjalanan.

Kegiatan pemantauan hilal ini turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu, unsur peradilan agama, akademisi, serta berbagai organisasi masyarakat Islam. Antusiasme masyarakat dan awak media juga terlihat tinggi dalam mengikuti proses penentuan awal Syawal tersebut.

Hasil rukyatul hilal dari Bengkulu selanjutnya akan dilaporkan ke Kementerian Agama RI sebagai bagian dari pertimbangan dalam sidang isbat penetapan Idul Fitri 1447 H. ***