×

Pencarian

Musrenbang Kabupaten Kaur 2026 Resmi Dibuka Sekda, Fokus Sinkronkan Program Pembangunan Menuju RKPD 2027

KABARDARING.ID - Nasrur Rahman selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kaur Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna Padang Kempas, Kamis (12/3).

Musrenbang tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dengan mengusung tema “Infrastruktur Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat Kaur.” Forum ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah pada tahun mendatang.

Dalam sambutannya, Nasrur Rahman menegaskan bahwa perencanaan pembangunan daerah harus dilakukan secara sistematis, terarah, dan efektif agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat dimanfaatkan secara optimal.

Menurutnya, penyusunan RKPD 2027 akan membahas berbagai program dan kegiatan pembangunan dengan tetap mempertimbangkan skala prioritas daerah.

“Perencanaan pembangunan daerah memerlukan upaya yang sistematis dan efektif dalam memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada sebagaimana tertuang dalam visi dan misi pembangunan daerah,” ujar Sekda.

Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, hingga upaya penurunan angka kemiskinan.

Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat di Kabupaten Kaur.

Nasrur Rahman juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara program pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan di tingkat nasional maupun provinsi. Hal tersebut agar arah pembangunan tetap selaras dengan berbagai dokumen perencanaan strategis seperti Astacita, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), serta RKPD Provinsi Bengkulu.

Ia berharap Musrenbang yang dilaksanakan tersebut mampu menghasilkan rumusan program pembangunan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.

“Harapan kita program yang dirumuskan melalui Musrenbang ini dapat berjalan maksimal dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kondisi fiskal daerah pada tahun 2027,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Provinsi Bengkulu Yuliswani yang hadir mewakili Gubernur Bengkulu menyampaikan bahwa saat ini Provinsi Bengkulu telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan RPJMD 2025–2029 yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Bengkulu telah mengalokasikan berbagai program pembangunan untuk kabupaten dan kota, termasuk peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan, pengadaan ambulans, penguatan fasilitas kesehatan, peningkatan sarana pendidikan, hingga pengembangan ekonomi kerakyatan melalui koperasi dan UMKM.

Selain itu, program pembangunan juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di daerah.

Menurut Yuliswani, dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi juga dialokasikan untuk Kabupaten Kaur guna mempercepat pembangunan daerah.

“Tahun 2026 Pemerintah Provinsi mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk Kabupaten Kaur sebesar Rp144,5 miliar, serta tambahan dari APBN sebesar Rp58,4 miliar untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah,” jelasnya.

Ia berharap penyusunan RKPD Kabupaten Kaur Tahun 2027 dapat diselaraskan dengan target pembangunan Pemerintah Provinsi Bengkulu, terutama dalam upaya menurunkan angka kemiskinan, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui forum Musrenbang ini, diharapkan berbagai usulan pembangunan dari perangkat daerah, kecamatan, hingga para pemangku kepentingan dapat dirumuskan menjadi program prioritas yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kaur. ***