KABARDARING.ID – Pasar komoditas energi kembali bergairah. Harga batu bara dunia terus merangkak naik dan kini berada di posisi tertinggi dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Pada perdagangan Senin (16/2/2026), harga batu bara ditutup di kisaran US$120,1 per ton, naik tipis 0,17%. Meski kenaikannya relatif terbatas, tren positif ini sudah berlangsung selama tiga hari berturut-turut dengan total penguatan sekitar 3,3%. Level tersebut menjadi yang tertinggi sejak awal Januari 2025.
Kenaikan harga tak lepas dari dinamika di China, negara dengan peran dominan sebagai produsen sekaligus konsumen batu bara terbesar dunia. Pemerintah setempat menyetujui langkah restrukturisasi besar yang dilakukan China Shenhua Energy melalui akuisisi aset senilai sekitar US$19 miliar dari induknya, China Energy Investment Corp.
Aset yang diambil alih meliputi lini bisnis batu bara ke kimia, pertambangan, pembangkit listrik hingga jaringan logistik. Langkah ini dinilai memperkuat integrasi bisnis dari hulu ke hilir sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi. Setelah proses akuisisi rampung, kapasitas produksi tahunan perusahaan tersebut diproyeksikan menembus 512 juta ton.
Dari Amerika Serikat, dukungan terhadap industri batu bara juga kembali menguat. Presiden Donald Trump mengarahkan kucuran dana federal sekitar US$175 juta untuk memperkuat enam pembangkit listrik tenaga batu bara. Selain itu, Departemen Pertahanan disebut akan menambah pembelian listrik dari fasilitas berbasis batu bara sebagai bagian dari kebijakan penguatan energi domestik.
Faktor lain yang ikut menopang harga adalah menurunnya cadangan batu bara di pelabuhan-pelabuhan utama China bagian utara, termasuk Qinhuangdao. Dalam pekan yang berakhir 13 Februari, volume stok tercatat menyusut karena arus pengiriman keluar lebih besar dibanding pasokan yang masuk melalui jalur kereta.
Secara keseluruhan, penyusutan stok tersebut mencerminkan konsumsi yang tetap solid. Kondisi ini memperkuat sentimen bullish di pasar global dan membuka peluang harga batu bara bertahan di level tinggi dalam waktu dekat. ***

