×

Pencarian

ICC 12.0 Ditutup Pemprov Bengkulu, 564 Pelajar Tumpahkan Kreativitas, Dari Bengkulu hingga Jakarta

KABARDARING.ID – Gelombang kreativitas pelajar menggema di SMA IT Iqra Kota Bengkulu. Sebanyak 564 siswa dari berbagai daerah, bahkan hingga DKI Jakarta, menutup perjalanan kompetisi bergengsi Iqra Creatifiesta Competition (ICC) 12.0 yang secara resmi ditutup Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kamis (12/2).

Penutupan ajang tahunan ini dilakukan langsung oleh Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, yang menyebut ICC bukan sekadar lomba, melainkan panggung lahirnya generasi kreatif yang akan menentukan wajah masa depan bangsa.

“Ini bukan hanya kompetisi. Ini adalah ruang lahirnya ide, karakter, dan keberanian generasi muda untuk tampil dan berkontribusi,” tegas Khairil di hadapan ratusan peserta dan tamu undangan.

Khairil saat menyampaikan sambutan kompetisi bergengsi Iqra Creatifiesta Competition (ICC) 12.0

ICC 12.0 menjadi bukti bahwa kreativitas pelajar Bengkulu tidak berjalan sendiri. Sebanyak 83 kelompok dari berbagai daerah ikut ambil bagian, menjadikan ajang ini sebagai salah satu kompetisi pelajar paling inklusif dan kompetitif di Bengkulu. Kehadiran peserta dari luar provinsi, termasuk Jakarta, semakin mempertegas daya tarik ICC di tingkat nasional.

Mengusung tema “Menjejak Nada Klasik Menggema Sepanjang Zaman,” ICC 12.0 tampil berbeda. Tema ini bukan sekadar estetika, tetapi menjadi simbol bagaimana generasi muda diajak menoleh ke masa lalu untuk memperkuat identitas di tengah gempuran modernisasi.

Khairil menegaskan, menjaga memori sejarah dan budaya adalah fondasi penting agar generasi muda tidak kehilangan arah di era global.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan jati dirinya. Kreativitas harus tumbuh, tetapi akar budaya harus tetap kuat,” ujarnya.

Kompetisi bergengsi Iqra Creatifiesta Competition (ICC) 12.0

Ajang ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, Yayasan Al-Fida, hingga unsur kepolisian dan dunia pendidikan. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda membutuhkan kolaborasi semua pihak.

Kepala SMA IT Iqra Kota Bengkulu, Rusli Supriatna, menyampaikan bahwa ICC telah menjadi tradisi kreativitas yang terus berkembang setiap tahun. Ia menegaskan komitmen sekolah untuk terus menghadirkan ruang positif bagi pelajar.

ICC bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi tentang siapa yang berani tampil, berproses, dan berkembang.

Di penghujung acara, Khairil Anwar secara resmi menutup rangkaian kegiatan ICC 12.0 dengan harapan ajang ini terus menjadi mesin penggerak lahirnya generasi unggul Bengkulu.

“Dengan mengucap Alhamdulillahirabbil’alamin, Iqra Creatifiesta Competition 12.0 secara resmi saya tutup,” pungkasnya.***