×

Pencarian

Sehari Setelah Kecelakaan Maut, Jalur Lintas Seluma Kembali Makan Korban

KABARDARING.ID – Ruas Jalan Lintas Kabupaten Seluma kembali menjadi lokasi kecelakaan fatal. Dua remaja putri meninggal dunia dalam insiden lalu lintas yang terjadi di Kelurahan Masmambang, Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma, Jumat (30/1/2026) siang.

Tragedi ini terjadi hanya sehari setelah kecelakaan maut lain di titik yang sama, sehingga menambah daftar panjang korban jiwa di jalur tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kedua korban saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion dari arah berlawanan dengan sebuah truk box. Saat melintas di jalan yang dikenal menikung, kendaraan roda dua tersebut diduga tidak dapat dikendalikan secara optimal hingga akhirnya terjadi tabrakan.

Benturan tersebut mengakibatkan kedua remaja putri itu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Warga sekitar yang mendengar suara benturan segera mendatangi lokasi. Arus lalu lintas sempat tersendat karena banyaknya masyarakat yang berhenti untuk melihat kejadian tersebut.

Korban diketahui bernama Fitri Semendawai (16) dan Dwijayanti (17), keduanya merupakan warga Kota Bengkulu. Jenazah kemudian dievakuasi oleh petugas ke Puskesmas Masmambang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, truk box yang terlibat kecelakaan diketahui dikemudikan oleh Dimas Muh Triputra, warga Jakarta Pusat. Sopir truk telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.

Petugas dari Polsek Talo bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Seluma langsung melakukan pengamanan lokasi serta olah tempat kejadian perkara. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan turut diamankan sebagai barang bukti.

Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan, SIK, MIK melalui Kapolsek Talo Iptu Arif Hidayat, S.Kom membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.

Pihak kepolisian kembali mengingatkan para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur lintas Bengkulu–Manna yang memiliki sejumlah titik rawan kecelakaan. ***