KABARDARING.ID — Komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dalam memperluas akses jaminan kesehatan nasional berbuah apresiasi nasional. Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Pratama, setelah capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) daerahnya berhasil melampaui target pemerintah pusat.
Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia kepada Bupati Arie dalam acara UHC Awards 2026 di Grand Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Berdasarkan data hingga 31 Desember 2025, capaian kepesertaan JKN di Kabupaten Bengkulu Utara mencapai 100,39 persen, melampaui ambang target Universal Health Coverage yang ditetapkan pemerintah.
“Alhamdulillah, Bengkulu Utara menerima Penghargaan UHC 2026. Ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan yang merata kepada masyarakat,” ujar Bupati Arie.
Ia menegaskan, capaian tersebut bukan titik akhir, melainkan dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan medis secara mudah, cepat, dan tanpa hambatan biaya.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja secara berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. UHC adalah wujud kepedulian pemerintah daerah agar seluruh lapisan masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan tanpa terkecuali,” katanya.
Bupati Arie juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari jajaran pemerintah daerah hingga BPJS Kesehatan, atas sinergi yang telah dibangun dalam mendukung keberhasilan program JKN di Bengkulu Utara.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Bengkulu Utara, Elva Elinda, memaparkan bahwa per 1 Januari 2026, jumlah peserta JKN di Kabupaten Bengkulu Utara tercatat 313.142 jiwa, dari total penduduk semester I Tahun 2025 sebanyak 311.936 jiwa.
“Cakupan kepesertaan mencapai 100,39 persen atau telah memenuhi kriteria UHC. Tingkat keaktifan peserta per 31 Desember 2025 tercatat 262.614 jiwa atau 84,19 persen,” jelas Elva.
Ia menambahkan, sebanyak 60.486 jiwa atau sekitar 19,4 persen peserta aktif didaftarkan melalui APBD, sementara 127.613 jiwa atau 40,91 persen merupakan peserta PBI APBN.
Acara penghargaan tersebut turut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Curup Eka Natalina Setiani, Plt Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Utara Faisal Hadi, serta jajaran terkait lainnya. ***
