×

Pencarian

Banjir Menerjang 3 Desa di Benteng, Ratusan Warga Terdampak

KABAR DARING – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah  (Bentengl, Provinsi Bengkulu, mendirikan tenda pengungsian, mengirim mobil dapur umum dan perahu karet, di lokasi yang terdampak banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Kamis (1/1/2026) malam.

Setidaknya ada lebih dari 130 rumah warga yang tersebar di tiga desa terdampak. Meliputi Desa Taba Jambu, Desa Taba Terunjam, dan Desa Talang Empat. Ketinggian air yang bervariasi mulai dari setinggi lutut orang dewasa hingga 1,5 meter. Banjir mulai terjadi pada pukul 04.00 WIB, Sabtu (3/1/2026).

Merespons kondisi darurat tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkulu Tengah Ayatul Mukhtadin didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Nurul Iwan Setiawan bergerak cepat meninjau langsung lokasi terdampak, pada Sabtu (3/1/2026).

Menurut Pj Sekda, air mulai masuk pemukiman warga setelah debit air di aliran sungai sekitar desa meluap ke pemukiman warga.

Rombongan Pj Sekda Benteng saat turun menuju ke lokasi terdampak

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Pemkab Benteng mendirikan tenda pengungsian, mengirim mobil dapur umum dan perahu karet.

"Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Fokus utama kita adalah keselamatan jiwa. Saya sudah instruksikan BPBD dan Dinas Sosial untuk segera mendirikan posko darurat dan dapur umum di titik-titik krusial," kata Pj Sekda.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Mengingat cuaca masih buruk.

Tampak tim gabungan berada di posko

Di sisi lain, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan telah disiagakan 24 jam. Selain bantuan pangan, tim medis juga mulai dikerahkan untuk mengantisipasi penyakit yang biasa muncul pasca-banjir.

"Kita akan terus pantau perkembangannya. Saya minta para camat dan kepala desa aktif melaporkan data terbaru agar bantuan segera kita salurkan serta tepat sasaran dan cepat sampai ke tangan warga," tutupnya. ***