Bupati Bengkulu Tengah Dukung Jambore Nasional dan Produksi Film Lokal, 60 Peserta Audisi Sudah Mendaftar

Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, menerima dua agenda audiensi sekaligus di ruang kerjanya, Senin (11/5), mulai dari persiapan keberangkatan kontingen Pramuka menuju Jambore Nasional XII di Cibubur hingga rencana produksi film lokal yang akan digel
Penulis: Redaksi
Senin, 11 Mei 2026 | 18:36:06 WIB

KABARDARING - Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, menerima dua agenda audiensi sekaligus di ruang kerjanya, Senin (11/5), mulai dari persiapan keberangkatan kontingen Pramuka menuju Jambore Nasional XII di Cibubur hingga rencana produksi film lokal yang akan digelar di Bengkulu Tengah.

Dalam audiensi bersama Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Bengkulu Tengah, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang akan mewakili daerah pada ajang nasional tersebut. Menurutnya, keikutsertaan kontingen Pramuka menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bengkulu Tengah di tengah kondisi anggaran daerah yang masih terbatas.

“Saya sangat mengapresiasi semangat adik-adik Pramuka yang akan berpartisipasi di Jambore Nasional. Ini menjadi kebanggaan bagi Bengkulu Tengah,” ujar Rachmat Riyanto.

Selain membahas Jambore Nasional XII, Bupati juga menerima audiensi dari sutradara, produser, dan kru film “Saudara Terakhir” serta “Jejak Pilu Si Anak Dalam”. Pertemuan tersebut membahas rencana produksi film sekaligus pelaksanaan audisi film lokal di Bengkulu Tengah.

Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, menerima dua agenda audiensi sekaligus di ruang kerjanya, Senin (11/5), mulai dari persiapan keberangkatan kontingen Pramuka menuju Jambore Nasional XII di Cibubur hingga rencana produksi film lokal yang akan digelar di Bengkulu Tengah

Sutradara film, Ali Rawi, menyebut antusias masyarakat terhadap audisi film cukup tinggi. Dalam tiga hari pembukaan pendaftaran, sekitar 60 peserta telah mendaftarkan diri untuk mengikuti audisi.

Dua film yang akan diproduksi tersebut disebut mengangkat tema edukasi, perjuangan hidup, hingga potensi lokal Bengkulu Tengah yang dinilai layak diperkenalkan lebih luas.

Menanggapi hal itu, Bupati Bengkulu Tengah menyambut baik hadirnya produksi film di daerahnya karena dianggap mampu menjadi media edukasi sekaligus promosi wisata, budaya, dan potensi daerah.

“Kami menyambut baik hadirnya produksi film di Bengkulu Tengah. Ini juga menjadi peluang besar untuk memperkenalkan potensi wisata alam, budaya, dan kekayaan daerah kita kepada masyarakat luas,” kata Rachmat Riyanto.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap kehadiran industri kreatif seperti perfilman dapat memotivasi generasi muda untuk terus berkarya dan berani menunjukkan potensi daerah di tingkat nasional. ***

Reporter: Redaksi