Pemprov Bengkulu Pastikan Penerimaan Murid Baru Gratis dan Transparan

Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (11/5)/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Senin, 11 Mei 2026 | 14:58:47 WIB

KABARDARING.ID - Penerimaan Murid Baru di Provinsi Bengkulu tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai. Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan seluruh proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB berlangsung transparan, objektif, bebas diskriminasi, serta tanpa pungutan liar maupun gratifikasi.

Peluncuran SPMB dilakukan di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (11/5), dan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mewakili Gubernur Bengkulu.

Dalam sambutannya, Herwan menegaskan bahwa SPMB bukan sekadar proses penerimaan siswa baru, tetapi bagian penting dalam upaya pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak di Bengkulu.

“SPMB ini bertujuan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon siswa untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Termasuk menghilangkan stigma dan persepsi negatif, serta meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas,” ujar Herwan Antoni.

Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (11/5)

Pelaksanaan SPMB tahun ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru.

Pemprov Bengkulu juga memastikan proses penerimaan dilakukan secara daring, serentak, dan tidak dipungut biaya apa pun, sehingga masyarakat diharapkan tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

Selain itu, pemerintah berharap keterlibatan masyarakat dalam pengawasan SPMB dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih terbuka, bersih, dan terpercaya.

Peluncuran SPMB turut dihadiri unsur Forkopimda, lembaga pendidikan, pemerintah daerah, hingga berbagai pihak terkait lainnya sebagai bentuk dukungan bersama terhadap kemajuan pendidikan di Bumi Merah Putih. ***

Reporter: Redaksi