Menag RI Nasaruddin Umar Kunker ke Bengkulu: Tebar Benih Ikan, Lepas Burung hingga Tabligh Akbar! Ini Rangkaian Lengkapnya
KABARDARING.ID — Kunjungan kerja Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar ke Provinsi Bengkulu pada 23–24 April 2026 dipastikan bakal penuh agenda menarik dan menyentuh langsung masyarakat.
Tak hanya menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), Menag juga dijadwalkan melakukan aksi nyata di lingkungan dengan menebar benih ikan dan melepas burung di kawasan Danau Dendam Tak Sudah. Program ini menjadi bagian dari gerakan ecotheology Kementerian Agama yang menggabungkan nilai keagamaan dengan pelestarian alam.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., mengungkapkan, dalam kunjungannya ke Bumi Merah Putih, Menteri Agama akan melaksanakan sejumlah agenda strategis dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
‘’Salah satu agenda utama beliau adalah aksi tebar benih Ikan dan pelepasan burung di kawasan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program ecotheology yang diinisiasi Kementerian Agama, sebagai upaya mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan pelestarian lingkungan hidup,’’ ungkap Kakanwil.
Yang tak kalah menarik, Menag juga akan menyapa ribuan umat melalui Tabligh Akbar di Masjid Raya Baitul Izah. Momen ini diprediksi akan menjadi magnet besar bagi masyarakat Bengkulu untuk bertemu langsung dengan orang nomor satu di Kementerian Agama tersebut.
Selain itu, Menag juga dijadwalkan menjadi khatib salat Jumat di Masjid Taqwa Anggut Atas, serta memberikan pembinaan kepada civitas akademika di Universitas Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari Rakerwil Kemenag Bengkulu yang digelar di Grage Hotel Bengkulu mulai 22 hingga 25 April 2026, dengan mengusung tema “Mempersiapkan Umat Masa Depan Provinsi Bengkulu”.
Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Menag juga akan menyampaikan keynote speech, melantik pengurus BP4, serta menyaksikan penandatanganan maklumat bersama tokoh lintas agama sebagai bentuk komitmen menjaga kerukunan dan toleransi.
"Kami berharap kehadiran Menteri Agama menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, serta mendorong kemajuan umat di Provinsi Bengkulu,” demikian Saefudin. ***