MBG 3B Sasar Pengunjung Posyandu di Bengkulu, 330 Penerima Manfaat Dapat Intervensi Gizi
KABARDARING.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B kembali digelar dengan menyasar pengunjung posyandu di Kota Bengkulu, Jumat (10/4/2026). Kali ini, Posyandu “Rukun” menjadi titik distribusi paket MBG untuk sejumlah posyandu di wilayah tersebut.
Program ini menyasar kelompok rentan, yakni balita di bawah dua tahun (baduta), ibu hamil (bumil), dan ibu menyusui (busui) yang datang ke posyandu. Intervensi ini dinilai penting dalam mendorong peningkatan kualitas generasi masa depan atau yang disebut “Generasi Beta”.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, Zamhari, mengatakan program MBG yang masuk ke posyandu merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.
“Program MBG ini menjadi langkah strategis karena posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. Selain intervensi gizi, ini juga mendorong peningkatan kunjungan keluarga ke posyandu,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Petugas Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Gading Cempaka, Herlianti, menjelaskan bahwa pendistribusian paket MBG kali ini menyasar ratusan penerima manfaat di wilayah Kelurahan Lingkar Barat.
“Total ada 330 penerima manfaat dari lima posyandu. Rinciannya, 212 balita, 78 ibu menyusui, dan 40 ibu hamil,” jelasnya.
Distribusi MBG 3B ini dipusatkan di Kelurahan Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, dengan melibatkan kader posyandu dan tenaga kesehatan setempat.
Pengelola Posyandu Rukun yang juga Ketua Forum Komunikasi Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Provinsi Bengkulu, Sri Widiarti, menambahkan bahwa program ini sangat membantu keluarga, terutama dalam pemenuhan kebutuhan gizi kelompok rentan.
“MBG 3B memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di wilayah ini,” ujarnya.
Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta menekan angka stunting di Kota Bengkulu. ***