Pemprov Bengkulu Genjot Penanganan Banjir, Evakuasi dan Bantuan Dipercepat

Rapat koordinasi lintas instansi yang dipimpin Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, di Kota Bengkulu, Senin (6/4)/KabarDaring.ID
Penulis: Ogi Mansyah
Senin, 06 April 2026 | 10:20:42 WIB

KABARDARING.ID - Pemerintah Provinsi Bengkulu mempercepat langkah penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah dengan memprioritaskan evakuasi warga dan distribusi bantuan logistik.

Langkah ini ditegaskan dalam rapat koordinasi lintas instansi yang dipimpin Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, di Kota Bengkulu, Senin (6/4). Rapat tersebut melibatkan pemerintah kota, OPD terkait, serta unsur penanggulangan bencana dan layanan publik.

Dalam pertemuan itu, pemerintah memastikan seluruh kebutuhan darurat telah disiapkan, mulai dari logistik, perahu karet, dapur umum, hingga layanan kesehatan dan posko pengungsian. Distribusi bantuan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

“Koordinasi terus diperkuat antara provinsi dan kabupaten/kota agar penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran,” kata Khairil.

Selain banjir, rapat juga menyoroti insiden kapal nelayan yang karam akibat cuaca buruk. Dari dua orang di dalam kapal, satu berhasil selamat, sementara satu lainnya dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya dinyatakan hilang.

Sementara itu, dampak banjir cukup signifikan terjadi di Kabupaten Lebong. Tercatat enam kecamatan dan 15 desa terdampak, dengan sekitar 1.200 rumah warga terimbas. Tim gabungan telah diterjunkan untuk membantu evakuasi, termasuk penyaluran bantuan awal berupa personel dan perahu karet.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengandalkan informasi resmi yang disampaikan melalui kanal digital pemerintah guna menghindari penyebaran kabar yang belum terverifikasi.

Upaya terpadu ini diharapkan mampu mempercepat penanganan bencana sekaligus meminimalkan dampak yang dirasakan masyarakat. ***

Reporter: Ogi Mansyah