Wagub Bengkulu Mian Bahas Rencana Bandara TNI AU, Ajukan Hibah Lahan 100 Hektare ke PTPN I

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PTPN I, Tedy Yunirman Danas, di kantor pusat perusahaan tersebut di Jakarta, Selasa (10/3)/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Rabu, 11 Maret 2026 | 00:25:53 WIB

KABARDARING.ID – Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PTPN I, Tedy Yunirman Danas, di kantor pusat perusahaan tersebut di Jakarta, Selasa (10/3). Pertemuan ini membahas rencana pembangunan pangkalan udara milik TNI Angkatan Udara di Provinsi Bengkulu.

Dalam pertemuan itu, Mian yang hadir bersama Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, menyampaikan usulan Pemerintah Provinsi Bengkulu terkait kebutuhan lahan untuk pembangunan fasilitas bandara militer tersebut.

Menurut Mian, rencana pembangunan pangkalan udara TNI AU di Bengkulu merupakan bagian dari program nasional yang diarahkan langsung oleh Presiden untuk memperkuat infrastruktur pertahanan di berbagai daerah.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya Pemprov Bengkulu telah menerima surat dari Komandan Pangkalan TNI AU Palembang mengenai rencana pembangunan landasan udara TNI AU di sejumlah provinsi di Indonesia, termasuk Bengkulu.

“Berdasarkan arahan Presiden, terdapat sekitar 31 provinsi yang direncanakan memiliki lapangan udara TNI AU. Bengkulu menjadi salah satu daerah yang masuk dalam rencana tersebut,” kata Mian.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PTPN I, Tedy Yunirman Danas, di kantor pusat perusahaan tersebut di Jakarta, Selasa (10/3)

Lokasi yang diusulkan berada di wilayah Sukaraja, Kabupaten Seluma, yang posisinya tidak jauh dari Bandara Fatmawati Soekarno. Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, dibutuhkan lahan dengan luas sekitar 100 hektare.

Sebagian besar lahan yang dinilai strategis untuk proyek ini diketahui berada di kawasan perkebunan milik PTPN I. Karena itu, Pemprov Bengkulu mengusulkan agar perusahaan BUMN tersebut dapat memberikan hibah lahan guna mendukung pembangunan fasilitas militer tersebut.

“Atas nama Gubernur Bengkulu, kami mengusulkan hibah lahan milik PTPN I di wilayah Sukaraja dengan estimasi kebutuhan sekitar 100 hektare. Prosesnya tentu akan mengikuti regulasi yang berlaku, dimulai dengan pengajuan resmi dari Gubernur dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Seluma serta Kantor Wilayah BPN,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PTPN I Tedy Yunirman Danas menyampaikan apresiasi atas komunikasi dan sinergi yang selama ini terjalin antara perusahaan dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan operasional dan pengelolaan kawasan perkebunan PTPN I di Bengkulu.

“Sinergi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda di Bengkulu sangat kami apresiasi karena turut mendukung kelancaran pengelolaan dan pengembangan wilayah perkebunan kami,” ujarnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menjajaki kerja sama terkait penyediaan lahan bagi pembangunan pangkalan udara TNI AU di Bengkulu yang direncanakan akan memperkuat infrastruktur pertahanan sekaligus mendukung pengembangan wilayah di provinsi tersebut. ***

Reporter: Redaksi