Markas Baru Layanan BPKB Dibuka, Bengkulu Siap Pangkas Antrian dan Birokrasi Kendaraan

Peresmian Gedung Pelayanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) milik Direktorat Lalu Lintas Polda Bengkulu/Kabardaring
Penulis: Redaksi
Selasa, 13 Januari 2026 | 15:11:09 WIB

KABAR DARING – Pengurusan dokumen kendaraan di Bengkulu kini memasuki fase baru. Sebuah gedung pelayanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) milik Direktorat Lalu Lintas Polda Bengkulu resmi mulai digunakan di kawasan Bentiring, Muara Bangkahulu, Selasa (13/1).

Bangunan ini berdiri di atas lahan lebih dari dua ribu meter persegi dan dibangun sepanjang paruh kedua 2025. Kehadirannya menandai langkah modernisasi layanan kepolisian yang selama ini menjadi salah satu titik krusial interaksi antara negara dan warga.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono menyebut gedung tersebut bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan simbol perubahan cara negara melayani.

“Kami ingin masyarakat merasakan perbedaan. Layanan harus cepat, tertib, dan manusiawi. Itu sebabnya fasilitas dan alur pelayanan di sini disusun ulang,” katanya.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono bersama Wagub Mian usai acara diwawancarai

Namun yang lebih menarik justru datang dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Wakil Gubernur Mian, yang hadir mewakili Gubernur Helmi Hasan, mengungkapkan bahwa gedung BPKB ini berpotensi menjadi embrio layanan satu atap kendaraan bermotor. Artinya, ke depan masyarakat tidak perlu lagi berkeliling dari satu kantor ke kantor lain untuk mengurus pajak, dokumen, dan administrasi kendaraan.

“Ini momentum. Kita ingin menyatukan urusan BPKB dan pajak kendaraan dalam satu sistem. Kalau bisa dibuat lebih sederhana, kenapa harus rumit?” ujar Mian.

Gedung Pelayanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) milik Direktorat Lalu Lintas Polda Bengkulu

Ia mengakui bahwa sektor Samsat selama ini belum sepenuhnya memuaskan publik. Padahal, pajak kendaraan adalah salah satu penyumbang utama pendapatan daerah. Karena itu, Pemprov kini membentuk tim khusus untuk merapikan sistem dan menutup kebocoran pendapatan.

Dengan beroperasinya gedung BPKB baru ini, Bengkulu tidak hanya mendapatkan bangunan, tetapi peluang untuk merombak cara layanan publik bekerja dari yang berlapis dan lamban menjadi lebih cepat, transparan, dan terpusat. ***

Reporter: Redaksi