Rachmat Riyanto “Warning” ASN: Jam Kerja Fleksibel Akan Dievaluasi, Disiplin Jadi Taruhan
KABAR DARING – Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto mengirim sinyal tegas kepada seluruh aparatur sipil negara saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati, Senin (12/1/2026). Di hadapan ratusan PNS dan PPPK, ia menegaskan bahwa kebijakan jam kerja fleksibel bukan berarti kendor dalam bekerja.
“Fleksibilitas tidak boleh dimaknai sebagai kelonggaran disiplin. Semua akan kami ukur dari kinerja,” kata Rachmat.
Apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Tarmizi serta jajaran pejabat seluruh organisasi perangkat daerah. Momentum ini digunakan pimpinan daerah untuk menyatukan kembali barisan birokrasi sekaligus memberi peringatan bahwa kualitas pelayanan publik menjadi prioritas utama.
Rachmat menegaskan, dalam waktu dekat pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas jam kerja fleksibel yang mulai diterapkan bulan ini. Jika tidak berdampak positif terhadap produktivitas dan pelayanan masyarakat, kebijakan itu akan ditinjau ulang.
Sementara itu, Wakil Bupati Tarmizi menyoroti pentingnya kerja lintas sektor di lingkungan Pemkab Bengkulu Tengah. Menurutnya, program daerah tidak akan berjalan maksimal jika setiap OPD bergerak sendiri.
“Kita harus satu irama. Masyarakat menunggu hasil nyata, bukan sekadar rencana,” ujarnya.
Apel gabungan ini menjadi pesan politik dan administratif bahwa pemerintahan Bengkulu Tengah ingin melaju dengan birokrasi yang disiplin, adaptif, dan fokus melayani warga, bukan sekadar memenuhi rutinitas. ***