×

Pencarian

Manfaatkan Arus Mudik, BKKBN Bengkulu Jaring 804 Peserta KB di Posko Bangga Kencana

KABARDARING.ID – Momentum arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan secara maksimal oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu. Melalui Posko Bangga Kencana yang digelar pada 13–27 Maret 2026 di sejumlah titik strategis, ratusan pasangan usia subur (PUS) berhasil dijangkau untuk mendapatkan layanan keluarga berencana (KB).

Tak sekadar menjadi tempat singgah bagi pemudik, posko ini bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan keluarga sekaligus edukasi reproduksi. Petugas memberikan konseling langsung terkait perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, hingga pencegahan kehamilan berisiko.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari, menyebut program ini sebagai strategi “jemput bola” di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik.

“Momentum mudik menjadi waktu yang tepat untuk menjangkau keluarga, terutama pasangan usia subur yang selama ini mungkin sulit mengakses layanan KB,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja I Bidang Akses dan Kualitas Pelayanan KB serta Kesehatan Reproduksi, Else Triana Putri, mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan posko, BKKBN berhasil melayani 804 peserta KB dengan berbagai metode kontrasepsi modern.

Rinciannya, peserta KB suntik mendominasi dengan 387 akseptor, diikuti pil sebanyak 323 peserta, kondom 9 akseptor, serta metode kontrasepsi jangka panjang seperti implant 58 akseptor dan IUD sebanyak 14 akseptor. Selain itu, juga terdapat peserta yang memilih metode medis operatif wanita (MOW) atau tubektomi.

Menurut Else, capaian tersebut menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya program KB masih cukup tinggi, sekaligus menjadi upaya strategis dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

“Program KB bukan hanya untuk menjarangkan kehamilan, tetapi juga untuk mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas,” jelasnya.

Keberhasilan menjaring ratusan peserta KB selama arus mudik ini menjadi bukti kehadiran BKKBN di tengah masyarakat. Ke depan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga terus meningkat sebagai bagian dari pembangunan keluarga berkualitas di Indonesia. ***