×

Pencarian

Erick Thohir Sosialisasikan Program Unggulan Kemenpora 2026, dari Dana Pensiun Atlet hingga Youth Camp

KABARDARING.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir menggelar silaturahmi bersama insan media, Selasa (24/2) malam. Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memaparkan berbagai program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) tahun 2026.

Dalam paparannya, Menpora menjelaskan bahwa program 2026 akan menyasar dua fokus besar: kepemudaan dan peningkatan prestasi olahraga, termasuk pembinaan usia dini hingga kesejahteraan atlet.

Fokus Kepemudaan: Youth Camp hingga Indonesia Youth Summits

Di sektor kepemudaan, Kemenpora menyiapkan sejumlah program baru, salah satunya Youth Camp yang akan mengintegrasikan berbagai program kepemudaan dan disinergikan dengan pemerintah daerah.

Selain itu, akan digelar Indonesia Youth Summits dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Program ini dirancang sebagai ruang kolaborasi dan aktualisasi gagasan generasi muda.

Tak hanya itu, Kemenpora juga menyiapkan lomba debat dan pidato sebagai wadah bagi anak muda untuk menyampaikan gagasan dan kontribusi pemikiran bagi bangsa.

“Untuk program kepemudaan kita ingin fokus menjalankan program yang sesuai dengan kondisi anak muda. Seperti Youth Camp, Indonesia Youth Summits hingga lomba debat dan pidato untuk anak muda,” ujar Erick.

Dana Pensiun Atlet hingga ToT Atlet Disabilitas

Di bidang olahraga, Kemenpora tetap memprioritaskan peningkatan prestasi menuju ajang internasional seperti Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games.

Salah satu program yang tengah digodok adalah dana pensiun atlet, guna memastikan kesejahteraan atlet setelah tidak lagi aktif bertanding. Skema penyalurannya saat ini masih diformulasikan agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

Selain itu, akan ada program Training of Trainers (ToT) untuk atlet disabilitas sebagai bagian dari penguatan inklusivitas dalam pembinaan olahraga nasional.

Penguatan Ekosistem Olahraga dan DBON

Menpora juga menegaskan komitmen memperkuat ekosistem olahraga melalui kolaborasi lintas kementerian, seperti dengan Kemendagri, Kementerian UMKM, dan Kemenpar. Kerja sama tersebut telah dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB), termasuk pembentukan satgas pengelolaan aset olahraga daerah.

Sementara dengan Kemendikdasmen, Kemenpora sepakat mengimplementasikan 21 cabang olahraga dalam kerangka Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Khusus tingkat SMA, siswa akan diberikan opsi menjalankan cabang olahraga “Mother of Sport” seperti renang, atletik, dan senam, yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah.

Menutup pertemuan, Erick berharap dukungan media agar seluruh program strategis Kemenpora tahun 2026 dapat berjalan optimal.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media yang sudah hadir dalam silaturahmi ini,” tutupnya.