Usai Terpilih Aklamasi, Ade Mahfud Langsung Pasang Target untuk Muaythai Bengkulu

Ade Mahfud resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia Bengkulu periode 2026–2030/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Minggu, 14 Juni 2026 | 12:23:36 WIB

KABARDARING.ID – Musyawarah Provinsi (Musprov) Luar Biasa Muaythai Indonesia Bengkulu yang digelar Sabtu (13/6) menghasilkan keputusan bulat. Ade Mahfud resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia Bengkulu periode 2026–2030.

Terpilihnya Ade Mahfud menjadi angin segar bagi perkembangan olahraga muaythai di Bumi Rafflesia. Dukungan penuh dari seluruh peserta Musprov menunjukkan besarnya harapan agar kepemimpinan baru mampu membawa Muaythai Bengkulu semakin maju dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Proses pemilihan berlangsung demokratis dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh pemilik hak suara sepakat memberikan amanah kepada Ade Mahfud untuk memimpin organisasi selama empat tahun ke depan. Kepercayaan tersebut menjadi modal penting dalam melanjutkan pembinaan sekaligus memperkuat eksistensi muaythai di Bengkulu.

Sebagai simbol estafet kepemimpinan, bendera pataka Muaythai Indonesia diserahkan langsung oleh Koordinator Wilayah Barat I Sumatera, Ahmad Bastian, kepada Ade Mahfud. Penyerahan itu menandai resmi beralihnya tongkat komando organisasi di tingkat provinsi.

Dalam sambutannya, Ade Mahfud menegaskan komitmennya untuk menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan berorientasi pada prestasi. Ia menilai Bengkulu memiliki potensi besar dalam cabang olahraga muaythai yang harus terus dikembangkan melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.

"Kami akan menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Potensi atlet-atlet Bengkulu sangat besar dan harus terus dibina agar mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang nasional maupun internasional," ujarnya.

Ia mengungkapkan, kepengurusan baru akan fokus pada sejumlah program strategis, di antaranya pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, penguatan tata kelola organisasi, hingga penyelenggaraan kompetisi yang lebih terstruktur di tingkat kabupaten dan kota.

Selain itu, Pengprov Muaythai Indonesia Bengkulu juga berkomitmen memperluas jangkauan pembinaan ke berbagai daerah guna memperkuat regenerasi atlet dan melahirkan talenta-talenta baru yang siap bersaing di berbagai kejuaraan.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI), Alirman Sori, meminta kepengurusan baru segera menyusun program kerja yang jelas dan terukur sebagai landasan pengembangan organisasi.

"Pengprov Bengkulu harus memiliki target yang konkret, minimal mampu meraih tiga medali emas pada ajang yang akan datang. Setelah musyawarah ini, segera lakukan koordinasi dan konsolidasi untuk memperkuat organisasi," tegasnya.

Pengukuhan kepengurusan baru turut dihadiri Wakil Ketua Umum PBMI, Fachrul Razi, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan organisasi dan peningkatan prestasi atlet muaythai di Bengkulu.

Dengan terpilihnya Ade Mahfud sebagai Ketua Pengprov Muaythai Indonesia Bengkulu periode 2026–2030, harapan besar pun mengemuka. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi sekaligus menjadikan Bengkulu sebagai salah satu kekuatan muaythai yang diperhitungkan di Indonesia. ***

Reporter: Redaksi