Wamen Imipas Silmy Karim Akhirnya Datangi KPK, Pengawal Bentrok dengan Wartawan, Suasana Sempat Ricuh!
KABARDARING.ID – Setelah sempat menjadi salah satu pihak yang dicari dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim akhirnya mendatangi Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Rabu malam (3/6/2026).
Kedatangan Silmy Karim langsung menyita perhatian publik. Ia disebut menyerahkan diri kepada KPK setelah namanya dikaitkan dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi keimigrasian yang tengah diusut lembaga antirasuah tersebut.
Silmy tiba sekitar pukul 22.32 WIB dengan mengenakan kemeja batik dan mendapat pengawalan ketat dari sejumlah pengawal pribadi. Kehadirannya langsung menjadi pusat perhatian awak media yang telah menunggu sejak sore hari.
Namun situasi di depan lobi Gedung Merah Putih KPK sempat memanas. Sejumlah pengawal Silmy disebut berusaha menghalangi wartawan yang hendak mengambil gambar dan meminta konfirmasi terkait kedatangannya ke KPK.
Kericuhan pun tak terhindarkan ketika beberapa ajudan yang mengawal Silmy terlibat adu dorong dengan wartawan. Insiden tersebut membuat sejumlah jurnalis kehilangan keseimbangan dan terjatuh saat berupaya mendekati rombongan.
Di tengah suasana yang memanas, Silmy Karim memilih irit bicara. Ia tidak memberikan pernyataan apa pun kepada media meski dicecar berbagai pertanyaan terkait status dan keterlibatannya dalam kasus yang sedang ditangani KPK.
Usai melapor kepada petugas resepsionis, Silmy langsung diarahkan menuju ruang pemeriksaan di lantai dua Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani proses lebih lanjut.
Kasus yang sedang diusut KPK ini berkaitan dengan dugaan praktik korupsi dalam proses pengurusan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) bagi Warga Negara Asing (WNA) di wilayah Jakarta Barat.
Dalam operasi tersebut, KPK telah mengamankan belasan orang. Proses pencarian terhadap sejumlah pihak yang diduga terkait juga dilakukan hingga ke Bali dan Jawa Barat.
Sejumlah pejabat diketahui ikut terjaring dalam OTT tersebut, di antaranya Plt Dirjen Imigrasi periode 2024-2025 Saffar Muhammad Godam yang kini menjabat sebagai Asesor SDM Ahli Utama pada Badan Pengembangan SDM Kementerian Hukum, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah.
Kedatangan Silmy Karim ke KPK pada malam hari ini pun semakin memperbesar perhatian publik terhadap kasus yang menyeret sejumlah pejabat keimigrasian tersebut. Masyarakat kini menunggu langkah berikutnya dari KPK terkait status hukum para pihak yang terjaring dalam OTT tersebut. ***