Dua Titik Longsor di Lebong Mulai Dibersihkan, Pengguna Jalan Diimbau Waspada Jalan Licin

Dua titik longsor yang sempat menutup akses jalan di Kabupaten Lebong akhirnya mulai dibersihkan oleh tim gabungan menggunakan alat berat, Minggu (17/5/2026)/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Minggu, 17 Mei 2026 | 13:37:43 WIB

KABARDARING.ID - Dua titik longsor yang sempat menutup akses jalan di Kabupaten Lebong akhirnya mulai dibersihkan oleh tim gabungan menggunakan alat berat, Minggu (17/5/2026). Penanganan dilakukan oleh BPBD Kabupaten Lebong bersama TNI, Polri, dan Dinas PUPR setempat.

Material longsor sebelumnya menutupi badan jalan usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (16/5/2026). Akibatnya, arus kendaraan sempat terganggu dan pengendara diminta lebih waspada saat melintas.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebong, Syaprul, mengatakan dua titik longsor berada di kawasan galian C Desa Talang Ratu dan jalur Talang Serai Desa Tik Kuto, Kecamatan Rimbo Pengadang.

“Longsor terjadi di dua titik berbeda. Tinggi material sekitar satu meter dengan panjang mencapai lima hingga tujuh meter,” ujar Syaprul kepada KABARDARING.ID, Minggu siang.

Meski material longsor sudah mulai disingkirkan, kondisi jalan disebut masih licin sehingga pengendara diminta berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut.

“Jalur masih bisa dilewati kendaraan, tetapi pengguna jalan harus tetap waspada karena kondisi jalan licin usai diguyur hujan,” jelasnya.

Syaprul menambahkan, proses pembersihan masih terus dilakukan hingga hari ini oleh BPBD bersama Dinas PUPR menggunakan satu unit alat berat yang diturunkan ke lokasi longsor.

“Untuk titik longsor ada dua, satu di Tik Kuto dan satu lagi di Desa Talang Ratu. Saat ini material utama sudah berhasil disingkirkan,” bebernya.

Ia menuturkan, petugas kini fokus membersihkan sisa material di sekitar badan jalan agar akses kendaraan kembali normal dan aman dilalui masyarakat.

“Sekarang tinggal tahap pembersihan badan jalan. Namun kami tetap mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas di lokasi rawan longsor,” tutup Syaprul. ***

Reporter: Redaksi