Bukan Lagi Sekadar Liburan, Wisata Healing dan Kuliner Jadi Tren Baru 2026

Ilustrasi/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Sabtu, 25 April 2026 | 10:15:03 WIB

KABARDARING.ID – Tren pariwisata tahun 2026 mulai mengalami perubahan besar. Jika sebelumnya wisata identik dengan destinasi ramai dan hiburan modern, kini masyarakat justru lebih mencari pengalaman yang menghadirkan ketenangan, suasana alam, hingga wisata kuliner khas daerah.

Konsep healing tourism atau wisata penyembuhan diri disebut menjadi salah satu tren perjalanan paling diminati tahun ini, terutama di kalangan generasi muda dan pekerja urban yang ingin melepas penat dari rutinitas.

Wisata berbasis pengalaman juga semakin populer karena dinilai memberikan kesan lebih personal dibanding sekadar berkunjung ke tempat wisata biasa.

Mulai dari menikmati suasana desa, menginap di penginapan bernuansa alam, berburu kuliner tradisional, hingga menjelajahi pantai dan pegunungan yang tenang kini menjadi pilihan favorit wisatawan.

Pengamat pariwisata menilai perubahan tren ini dipengaruhi meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup.

“Wisata sekarang bukan hanya soal foto atau tempat viral, tetapi bagaimana seseorang mendapatkan pengalaman yang menenangkan dan berkesan,” ujar salah satu pelaku industri pariwisata.

Selain wisata alam, sektor kuliner lokal juga ikut terdongkrak. Banyak wisatawan kini sengaja datang ke suatu daerah untuk mencicipi makanan khas yang autentik dan sulit ditemukan di tempat lain.

Fenomena ini membuat destinasi berbasis budaya dan kuliner tradisional mulai kembali diminati setelah sempat kalah bersaing dengan wisata modern.

Di berbagai daerah, konsep wisata healing juga mulai dikembangkan melalui paket perjalanan yang memadukan alam, budaya lokal, dan pengalaman kuliner.

Tidak sedikit pelaku usaha wisata yang mulai menghadirkan konsep sederhana namun nyaman, seperti kafe bernuansa alam, glamping, hingga wisata berbasis komunitas.

Tren ini dinilai menjadi peluang besar bagi daerah-daerah yang memiliki kekayaan alam dan kuliner lokal, termasuk di Provinsi Bengkulu.

Dengan garis pantai yang panjang, kawasan pegunungan yang masih asri, serta ragam kuliner khas, Bengkulu dinilai memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata healing yang diminati wisatawan.

Kini, wisata bukan lagi sekadar perjalanan melepas penat, tetapi juga menjadi cara baru masyarakat mencari ketenangan, pengalaman, dan koneksi dengan alam maupun budaya lokal. ***

Reporter: Redaksi