Bahas Batubara hingga Konektivitas, Helmi Hasan Temui Herman Deru di Palembang

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, melakukan kunjungan silaturahmi ke Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, di Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (24/4/2026)/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Sabtu, 25 April 2026 | 10:10:58 WIB

KABARDARING.ID – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, melakukan kunjungan silaturahmi ke Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, di Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (24/4/2026).

Pertemuan dua kepala daerah yang wilayahnya saling berbatasan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat hubungan antardaerah, keduanya juga membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian bersama.

Salah satu topik utama yang dibahas yakni penataan angkutan batubara agar lebih tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah lintas provinsi.

Dalam pertemuan itu, kedua gubernur turut mendorong penyediaan jalan khusus bagi perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) sebagai solusi jangka panjang.

“Kita ingin ada solusi bersama, khususnya terkait angkutan batubara agar lebih tertib dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan,” ujar Helmi Hasan.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, melakukan kunjungan silaturahmi ke Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, di Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (24/4/2026)

Selain persoalan tambang, Helmi juga memaparkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah diterapkan di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Menurutnya, kebijakan tersebut mampu mendorong efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“WFA ini kita dorong sebagai langkah efisiensi, namun ASN tetap harus hadir dan bekerja langsung di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Herman Deru menegaskan pentingnya sinergi antardaerah dalam menyelesaikan persoalan lintas wilayah yang tidak bisa ditangani secara parsial.

“Koordinasi antarprovinsi ini sangat penting, termasuk dalam penguatan konektivitas yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Herman Deru.

Selain persoalan angkutan batubara, isu konektivitas antarwilayah juga menjadi fokus pembahasan karena dinilai memiliki peran penting dalam mendukung distribusi barang, jasa, dan mobilitas masyarakat.

Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan dalam mendorong pembangunan kawasan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. ***

Reporter: Redaksi