Tak Mau Setengah-setengah! Pemkab Bengkulu Utara ‘Paksa’ SKPD Sinkronkan Program Demi Perhutanan Sosial
KABARDARING.ID – Langkah serius akhirnya diambil Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara! Tak ingin program berjalan sendiri-sendiri, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kini “dipaksa” satu arah dalam mendukung Perhutanan Sosial.
Hal ini terungkap dalam Rapat Sinkronisasi Program yang digelar Senin (20/4/2026) di Ruang Command Center Setdakab. Rapat ini menjadi titik penting dalam menyatukan strategi pembangunan berbasis Integrated Area Development (IAD) yang digadang-gadang bakal jadi kunci kesejahteraan masyarakat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Alfian, MM., blak-blakan menyebut bahwa selama ini potensi sudah ada, tapi belum dimaksimalkan. Kini, lewat Pokja PPS, semua potensi itu dipetakan dan siap “digenjot” agar tidak berhenti hanya di izin kelola.
“Kita tidak mau masyarakat cuma pegang izin. Harus ada bisnisnya, harus ada hasilnya!” tegasnya.
Tak kalah tegas, Sekda Bengkulu Utara, H. Fitriyansyah, S.STP, M.M., mengingatkan bahwa keberhasilan program ini bukan sekadar wacana, tapi bergantung pada keseriusan tiap SKPD.
“Program harus nyambung! Jangan jalan sendiri-sendiri kalau mau hasil maksimal,” ujarnya.
Sinkronisasi ini disebut-sebut sebagai langkah krusial agar hutan tak lagi sekadar sumber daya, tapi berubah menjadi mesin ekonomi baru bagi masyarakat. ***