Diam-Diam Bengkulu Belajar ke Riau! Strategi Sawit & Migas Ini Bisa Dongkrak PAD Ratusan Miliar

Wakil Gubernur Mian bertolak ke Riau untuk membongkar “rahasia” besar di balik tingginya pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor sawit dan migas/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Sabtu, 11 April 2026 | 01:54:13 WIB

KABARDARING.ID - Langkah tak biasa dilakukan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Diam-diam, rombongan yang dipimpin Wakil Gubernur Mian bertolak ke Riau untuk membongkar “rahasia” besar di balik tingginya pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor sawit dan migas.

Kunjungan yang berlangsung di Kantor Gubernur Riau, Selasa (7/4/2026), ini bukan sekadar silaturahmi. Bengkulu secara serius ingin mengadopsi strategi jitu Riau yang mampu mengantongi hampir Rp500 miliar dari sektor unggulan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Mian didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah dan sejumlah pimpinan OPD. Fokus utama mereka: mengulik sistem pengawasan dan kebijakan pajak sektor perkebunan serta minyak dan gas yang terbukti efektif di Riau.

Wakil Gubernur Mian bertolak ke Riau untuk membongkar “rahasia” besar di balik tingginya pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor sawit dan migas

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, blak-blakan soal kunci sukses tersebut. Menurutnya, pengelolaan pajak tak bisa asal jalan—harus terencana, terukur, dan diawasi ketat.

“Kalau kebijakan tepat dan pengawasan kuat, potensi PAD bisa dimaksimalkan,” tegasnya.

Wakil Gubernur Mian bertolak ke Riau untuk membongkar “rahasia” besar di balik tingginya pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor sawit dan migas

Tak heran, sektor kelapa sawit jadi mesin uang utama bagi Riau. Pemerintah setempat terus memperkuat regulasi dan pengawasan agar penerimaan daerah terus meningkat dan berdampak langsung ke masyarakat.

Mian pun tak menutup kekagumannya. Ia menyebut Riau sebagai role model dalam pengelolaan pajak daerah, khususnya di sektor perkebunan.

“Kami datang untuk belajar. Pengalaman Riau ini sangat penting untuk kami terapkan di Bengkulu,” ungkapnya.

Apalagi, Bengkulu sebenarnya punya potensi besar di sektor sawit, baik dari investasi PMA maupun PMDN. Jika dikelola optimal, bukan tidak mungkin PAD Bengkulu ikut melejit.

Kunjungan ini pun jadi sinyal kuat: Bengkulu tak mau ketinggalan. Strategi baru tengah disiapkan, dan sektor sawit serta migas digadang-gadang jadi kunci lonjakan pendapatan daerah ke depan. ***

Reporter: Redaksi