Survei Bongkar Fakta! Kepuasan Angkutan Lebaran 2026 Tembus 88%, Menhub Dudy Purwagandhi Buka Suara
KABARDARING.ID – Hasil survei terbaru mengungkap fakta mengejutkan soal penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Tingkat kepuasan masyarakat ternyata melonjak tinggi, bahkan menembus angka di atas 80 persen!
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, pun angkat bicara dan memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai bukti kuat bahwa penyelenggaraan mudik tahun ini berjalan lebih baik, aman, dan terkendali.
Berdasarkan survei Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), indeks kepuasan masyarakat (IKM) mencapai angka 82,15 atau masuk kategori “baik”, bahkan naik dibanding tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, hasil survei KedaiKOPI menunjukkan 88,8 persen responden merasa puas dengan manajemen mudik yang dijalankan pemerintah. Sementara Indikator Politik Indonesia mencatat angka kepuasan mencapai 85,3 persen di kalangan pemudik.
Menurut Menhub, capaian ini bukan sekadar angka. Lebih dari itu, hasil survei mencerminkan solidnya kolaborasi antar berbagai pihak, mulai dari kementerian, TNI/Polri, pemerintah daerah, hingga operator transportasi.
Menariknya, dari seluruh moda transportasi, kereta api menjadi yang paling memuaskan dengan nilai tertinggi mencapai 94,30 atau kategori “sangat baik”. Disusul angkutan jalan, udara, laut, hingga penyeberangan.
Selain itu, kebijakan rekayasa lalu lintas seperti sistem one way dan contraflow juga mendapat respons positif dari mayoritas masyarakat, menandakan strategi pemerintah dinilai efektif mengurai kemacetan saat arus mudik.
Meski begitu, pemerintah tak ingin berpuas diri. Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa hasil survei ini akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan layanan transportasi di masa mendatang, termasuk saat Natal dan Tahun Baru.
“Kami akan terus berinovasi agar perjalanan masyarakat semakin aman, nyaman, dan lancar,” tegasnya.
Dengan capaian ini, publik kini menaruh harapan besar agar kualitas layanan transportasi nasional terus meningkat di tahun-tahun berikutnya. ***