Damkar Rejang Lebong Sigap Padamkan Kebakaran Indomaret di Pelalo, Kerugian Capai Rp100 Juta

Kebakaran yang melanda sebuah toko Indomaret di Desa Pelalo, Kecamatan Sindang Kelingi, Selasa (31/3/2026) dini hari/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Selasa, 31 Maret 2026 | 10:26:35 WIB

KABARDARING.ID – Aksi cepat ditunjukkan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rejang Lebong saat menangani kebakaran yang melanda sebuah toko Indomaret di Desa Pelalo, Kecamatan Sindang Kelingi, Selasa (31/3/2026) dini hari.

Peristiwa kebakaran pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 01.00 WIB. Tak butuh waktu lama, petugas Damkar langsung meluncur ke lokasi dengan waktu tanggap sekitar 25 menit.

Kepala Dinas Damkar Rejang Lebong, Andi Ferdian, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung menurunkan tiga unit mobil pemadam guna mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.

“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak. Kami kerahkan tiga unit armada untuk memastikan api cepat dikendalikan,” ujarnya.

Bangunan yang terbakar diketahui merupakan toko ritel berukuran sekitar 15 x 20 meter. Proses pemadaman berlangsung intens dengan dukungan warga serta aparat dari Polres Rejang Lebong.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

“Indikasi awal karena arus pendek listrik, tapi masih dalam pendalaman,” jelas Andi.

Kebakaran yang melanda sebuah toko Indomaret di Desa Pelalo, Kecamatan Sindang Kelingi, Selasa (31/3/2026) dini hari

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Meski begitu, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

Setelah api berhasil dipadamkan dan dilakukan proses pendinginan, situasi dinyatakan aman. Sekitar pukul 02.30 WIB, status lokasi telah dinyatakan kondusif dan seluruh personel kembali ke pos masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. Pemeriksaan rutin serta penggunaan perangkat sesuai standar keselamatan dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. ***

Reporter: Redaksi