Lapor 110, Keributan Pedagang di Simpang Kandis Berujung Damai
KABARDARING.ID – Aksi cepat aparat kepolisian kembali terlihat. Keributan antar pedagang yang sempat memanas di kawasan Taman Simpang Kandis, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, berhasil diredam setelah warga melapor melalui layanan darurat 110, Selasa (24/3/2026).
Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu melibatkan dua pedagang, yakni Jumiran (52) dan Agung Stiyawan (42). Perselisihan dipicu masalah lapak dagang yang diduga ditempati tanpa izin.
Kapolsek Kampung Melayu, IPTU Nyarna, mengungkapkan pihaknya langsung bergerak begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu laporan masuk melalui layanan 110, personel kami langsung turun ke lokasi untuk mengamankan situasi,” ujarnya.
Berdasarkan informasi di lapangan, konflik bermula saat Agung menegur Jumiran yang dianggap mengambil tempat berdagang miliknya. Teguran tersebut kemudian memicu adu mulut hingga berujung bentrokan fisik.
Akibat kejadian itu, Jumiran mengalami luka di bagian kepala. Polisi yang tiba di lokasi segera melerai, mengamankan kedua pihak, serta membawa mereka ke Mapolsek Kampung Melayu untuk dimintai keterangan.
Tak hanya itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam yang ditemukan di lokasi guna mencegah situasi semakin memanas.
“Kami prioritaskan pengamanan dan mencegah konflik meluas, termasuk mengamankan barang bukti di lokasi,” jelas IPTU Nyarna.
Setelah melalui proses mediasi, kedua pihak akhirnya sepakat mengakhiri perselisihan secara damai. Agung bersedia menanggung biaya pengobatan Jumiran, dan keduanya sepakat untuk saling memaafkan.
“Permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak dilanjutkan ke proses hukum,” tambahnya.
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat, khususnya para pedagang, agar mengedepankan komunikasi dan tidak mudah terpancing emosi dalam menyelesaikan persoalan.
Berkat respons cepat aparat, situasi di Simpang Kandis kini kembali kondusif dan aktivitas warga berjalan normal seperti biasa. ***