Jelang Idulfitri 1447 H, Kemenag Bengkulu Siapkan Layanan Keagamaan dan 86 Masjid Ramah Pemudik

Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., menyampaikan kesiapan layanan keagamaan menjelang Idulfitri saat rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026/Istimewa
Penulis: Redaksi
Selasa, 10 Maret 2026 | 02:10:00 WIB

KABARDARING.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu menyiapkan sejumlah layanan keagamaan guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., mengatakan berbagai persiapan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah selama momentum Idulfitri yang biasanya diiringi peningkatan aktivitas keagamaan dan mobilitas masyarakat.

Hal itu disampaikan Saefudin saat menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026 bersama Polda Bengkulu dan instansi terkait, Senin (9/3).

“Momentum Idulfitri selalu diikuti dengan meningkatnya aktivitas ibadah sekaligus mobilitas masyarakat. Karena itu, Kementerian Agama memastikan layanan keagamaan dapat berjalan dengan baik agar masyarakat dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khidmat,” ujar Saefudin.

Salah satu agenda penting yang dipersiapkan adalah pelaksanaan rukyatul hilal untuk penentuan awal Syawal 1447 Hijriah. Di Provinsi Bengkulu, pemantauan hilal dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026 di kawasan Pantai Panjang Bengkulu, tepatnya di Pasir Putih.

Hasil pemantauan tersebut nantinya akan menjadi bagian dari bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat yang digelar oleh Kementerian Agama RI untuk menetapkan awal bulan Syawal secara nasional.

Selain itu, Kemenag Bengkulu juga memfasilitasi pelaksanaan Salat Idulfitri di berbagai daerah. Untuk tingkat provinsi, pelaksanaan Salat Id direncanakan dipusatkan di Masjid Raya Baitul Izzah Kota Bengkulu, sementara di tingkat kabupaten dan kota akan dilaksanakan di masjid agung maupun lapangan utama masing-masing daerah.

Tidak hanya itu, Kemenag Bengkulu juga menghadirkan layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik melalui program Masjid Ramah Pemudik (MRP).

Sebanyak 86 masjid di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu disiapkan sebagai tempat singgah bagi para pemudik untuk beristirahat sekaligus menunaikan ibadah selama perjalanan.

Masjid-masjid tersebut dilengkapi dengan sejumlah fasilitas dasar seperti tempat ibadah yang nyaman, area istirahat, ketersediaan air bersih, serta sarana pendukung lainnya.

Adapun sebaran Masjid Ramah Pemudik terbanyak berada di Kabupaten Mukomuko dengan 21 masjid, disusul Kota Bengkulu sebanyak 16 masjid. Sementara lainnya tersebar di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu Utara, Kaur, Rejang Lebong, Bengkulu Selatan, Seluma, Bengkulu Tengah, dan Lebong.

Saefudin berharap kehadiran berbagai layanan tersebut dapat membantu masyarakat menjalankan rangkaian ibadah Idulfitri dengan lebih khidmat, termasuk bagi mereka yang sedang melakukan perjalanan mudik.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan baik, termasuk saat dalam perjalanan. Program Masjid Ramah Pemudik ini merupakan bagian dari pelayanan Kementerian Agama kepada masyarakat,” tutupnya. ***

Reporter: Redaksi