Organda Bengkulu Tetapkan Tarif Angkutan Lebaran 2026, Berlaku Mulai H-7
KABARDARING.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organda Provinsi Bengkulu resmi menetapkan tarif batas atas dan batas bawah angkutan penumpang menjelang arus mudik Lebaran 2026. Kebijakan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi antara pengurus Organda, perusahaan otobus, dan Dinas Perhubungan.
Ketua DPD Organda Provinsi Bengkulu, Tharmizi Z didampingi Sekretatis, Wibowo Susilo mengatakan penetapan tarif dilakukan untuk memberikan kepastian harga kepada masyarakat sekaligus menjaga kestabilan layanan transportasi selama periode mudik.
“Penetapan tarif ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara Organda, pengusaha angkutan, dan Dinas Perhubungan. Tujuannya agar masyarakat mendapatkan kepastian harga serta pelayanan angkutan yang aman dan layak selama masa mudik Lebaran,” ujar Tharmizi, Minggu (8/3/2026).
Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat yang digelar di Aula Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu dan dihadiri pengurus Organda provinsi, DPC Organda kabupaten/kota, pimpinan perusahaan otobus, serta pihak Dinas Perhubungan.
Dalam kesepakatan itu, tarif angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan angkutan dalam provinsi diberlakukan selama masa angkutan Lebaran mulai 14 Maret 2026 pukul 00.00 WIB (H-7) hingga 28 Maret 2026 pukul 00.00 WIB (H+7).
Beberapa tarif yang telah disepakati di antaranya:
• Bengkulu – Palembang bus Rp150 ribu hingga Rp180 ribu, travel Rp250 ribu hingga Rp300 ribu.
• Bengkulu – Lampung bus Rp300 ribu hingga Rp350 ribu, travel Rp300 ribu hingga Rp350 ribu.
• Bengkulu – Jakarta bus Rp600 ribu hingga Rp780 ribu, travel Rp700 ribu hingga Rp900 ribu.
• Bengkulu – Bandung Rp650 ribu hingga Rp855 ribu.
• Bengkulu – Yogyakarta Rp670 ribu hingga Rp1,1 juta.
• Bengkulu – Solo Rp670 ribu hingga Rp1,1 juta.
• Bengkulu – Padang bus Rp350 ribu hingga Rp460 ribu, travel Rp300 ribu hingga Rp350 ribu.
• Bengkulu – Medan bus Rp500 ribu hingga Rp600 ribu, travel Rp600 ribu hingga Rp700 ribu.
• Bengkulu – Pekanbaru bus Rp325 ribu hingga Rp450 ribu, travel Rp325 ribu hingga Rp425 ribu.
• Bengkulu – Pagar Alam bus Rp100 ribu hingga Rp130 ribu, travel Rp135 ribu hingga Rp175 ribu.
Sementara untuk sejumlah trayek dalam wilayah Sumatera bagian selatan juga ditetapkan tarif seperti Bengkulu – Curup Rp80 ribu hingga Rp100 ribu, Bengkulu – Kaur Rp150 ribu hingga Rp200 ribu, Bengkulu – Muko-muko Rp170 ribu hingga Rp200 ribu, Bengkulu – Lebong Rp120 ribu hingga Rp140 ribu, serta Bengkulu – Arga Makmur Rp80 ribu hingga Rp100 ribu.
Tharmizi menegaskan selain penetapan tarif, Organda juga mengingatkan seluruh perusahaan angkutan agar memastikan kendaraan yang beroperasi dalam kondisi laik jalan.
“Kami meminta seluruh pengusaha angkutan memastikan armada dalam kondisi baik, mulai dari mesin, rem, ban hingga kelengkapan keselamatan seperti pemecah kaca, APAR dan kotak P3K,” jelasnya.
Pengemudi juga diminta dalam kondisi sehat secara fisik dan mental serta memiliki kelengkapan administrasi seperti SIM, STNK, buku KIR dan izin trayek.
“Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama selama masa angkutan Lebaran,” tegas Tharmizi.
Ia menambahkan, pengurus Organda di seluruh kabupaten/kota di Bengkulu diminta segera menyosialisasikan kesepakatan tarif tersebut kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan. ***