Stok BBM Dipastikan Aman, Walikota Dedy Imbau Warga Bengkulu Tidak Panic Buying
KABARDARING.ID – Pemerintah Kota Bengkulu bersama jajaran kepolisian turun langsung meninjau sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat.
Peninjauan tersebut dipimpin Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat sebagai langkah menenangkan masyarakat di tengah kekhawatiran terkait stok BBM.
Dalam kesempatan itu, Walikota memastikan bahwa ketersediaan BBM di Kota Bengkulu dalam kondisi aman dan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga.
“Dari hasil pengecekan di lapangan, stok BBM di beberapa tangki penyimpanan masih cukup. Ada yang tersisa sekitar 11 ton, ada juga yang 8 ton. Jika stok berkurang, pasokan baru juga akan segera masuk,” ujar Dedy Wahyudi.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
“Kami minta masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi sampai melakukan panic buying. Belilah BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap berjalan normal,” tambahnya.
Selain memastikan stok tetap tersedia, pemerintah juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan BBM bersubsidi.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat menegaskan pihaknya siap mengambil tindakan tegas terhadap pelaku yang mencoba melakukan praktik “ngunjal” atau pengisian BBM secara berulang-ulang untuk ditimbun.
“Kami mengingatkan pengelola SPBU agar lebih waspada. Jika ada kendaraan atau orang yang sama mengisi BBM berkali-kali, segera laporkan melalui call center 110. Anggota kami akan langsung turun melakukan pengecekan dan penindakan,” tegasnya.
Polresta Bengkulu juga menyiagakan personel patroli di sejumlah SPBU guna memastikan antrean tetap tertib sekaligus mencegah adanya oknum yang mencoba mengambil keuntungan dari situasi.
Peninjauan ini merupakan bagian dari koordinasi cepat antara pemerintah daerah dan kepolisian untuk menjaga stabilitas distribusi BBM serta meredam potensi kepanikan masyarakat.
Pemerintah memastikan pengawasan terhadap distribusi BBM akan terus diperketat agar pasokan tetap aman dan tepat sasaran bagi masyarakat. ***