Polresta Bengkulu Petakan 13 Geng Motor, 40 Orang Pernah Diamankan, Tawuran Terbaru Berujung Motor Dibakar

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol. Rahmad Hidayat/KabarDaring.ID
Penulis: Ogi Mansyah
Minggu, 22 Februari 2026 | 01:55:00 WIB

KABARDARING.ID — Aparat Polresta Bengkulu meningkatkan patroli dan pengawasan menyusul maraknya aktivitas geng motor dan kelompok remaja yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum di Kota Bengkulu.

Sepanjang tahun 2025, sebanyak 40 orang telah diamankan dalam berbagai operasi penertiban. Dari jumlah tersebut, lima orang telah naik status menjadi tersangka, dua perkara sudah dinyatakan lengkap (P21) dan tiga lainnya masih dalam tahap penyidikan. Sementara 35 orang lainnya berstatus saksi, mayoritas merupakan pelajar tingkat SMP, SMA, dan SMK.

13 Titik Kumpul Dipetakan

Berdasarkan pemetaan terbaru kepolisian, sedikitnya terdapat 13 titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul kelompok motor. Beberapa di antaranya berada di kawasan Semarang, Simpang Bapas Kuala Alam, Jalan Danau Dendam Tak Sudah, Sawah Lebar, Rawa Makmur, hingga Panorama dan Jenggalu.

Estimasi jumlah anggota tiap kelompok bervariasi, mulai dari belasan hingga sekitar 40 orang. Aktivitas mereka umumnya berlangsung pada malam hari, yang memicu keresahan warga sekitar.

Fenomena ini tidak hanya sebatas kumpul-kumpul. Polisi mencatat adanya tren konvoi liar, aksi saling tantang antar kelompok, hingga perang sarung yang dalam beberapa kasus berkembang menjadi bentrokan fisik.

Pengawasan kini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur kepolisian, pemerintah kota, serta dukungan masyarakat di tingkat lingkungan. Langkah ini ditempuh sebagai upaya pencegahan dini agar aktivitas remaja tidak berkembang menjadi tindak pidana.

Tawuran Pecah, Motor Dibakar

Di tengah upaya penertiban tersebut, insiden tawuran kembali terjadi pada Jumat malam (20/2/2026) di kawasan Jalan KZ Abidin II. Aparat dari Polsek Ratu Samban mengamankan tiga remaja yang diduga terlibat dalam bentrokan antar kelompok.

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol. Rahmad Hidayat melalui Kapolsek Ratu Samban, AKP Dendi Putra membenarkan penangkapan tersebut. Dua dari tiga orang yang diamankan diketahui masih berstatus pelajar.

Kericuhan berlangsung di badan jalan dan sempat membuat warga panik. Dalam peristiwa itu, satu unit sepeda motor dibakar hingga hangus. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kejadian tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan publik.

Polisi masih memburu pelaku lain yang diduga melarikan diri dan mendalami motif bentrokan, termasuk kemungkinan adanya komunikasi melalui media sosial sebelum kejadian.

Kasus ini juga mendapat perhatian dari Polda Bengkulu mengingat meningkatnya eskalasi kenakalan remaja dalam beberapa bulan terakhir.

Peran Keluarga dan Sekolah Disorot

Kepolisian menegaskan bahwa pendekatan hukum bukan satu-satunya solusi. Pembinaan dan pengawasan dari orang tua serta sekolah menjadi faktor penting untuk mencegah anak-anak terjerumus dalam kelompok yang berpotensi melakukan pelanggaran hukum.

Masyarakat pun diimbau aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Aparat berharap langkah preventif yang masif dapat menjaga situasi Kota Bengkulu tetap aman dan kondusif.

Berdasarkan data pemetaan kepolisian terbaru, terdapat 13 titik kumpul kelompok motor dengan estimasi jumlah anggota yang cukup signifikan, yakni:

1. Pasukan Senyap Malam: Berlokasi di Kelurahan Semarang dengan anggota sekitar 40 orang.

2. Wagana: Berlokasi di Simpang Bapas Kuala Alam dengan anggota sekitar 30 orang.

3. Dendam Ceria: Berlokasi di Jalan Danau Dendam Tak Sudah dengan anggota sekitar 30 orang.

4. City Crew: Berlokasi di Jalan Cendana Sawah Lebar dengan anggota sekitar 30 orang.

5. No Name: Beriokasi di Jalan Kalimantan Raya Rawa Makmur dengan anggota sekitar 30 orang.

6. Geng Motor Warung Sultan (WS): Berlokasi di Bumi Ayu Ujung dengan anggota sekitar 30 orang.

7. KA Seto dan Rasixs Community: Berlokasi di belakang Hotel Santika dengan anggota sekitar 30 orang.

8. Geng Motor Warung Dedi: Berlokasi di Kelurahan Panorama dengan anggota sekitar 20 orang.

9. Geng Motor Venom: Berlokasi di dekat RS DKT dengan anggota sekitar 20 orang.

10. Mushang King 2022: Berlokasi di depan MAN Model Gading Cempaka dengan anggota sekitar 20 orang.

11. Geng Motor Warung Hafizh: Berlokasi di Jalan Bumi Ayu dengan anggota sekitar 20 orang.

12. Geng Motor BATS: Berlokasi di Jalan Hibrida Raya depan RS Ummi dengan anggota sekitar 15 orang.

13. Pasukan Semenanjung: Berlokasi di belakang SMA 7 Jalan Jenggalu dengan anggota sekitar 15 orang. ***

Reporter: Ogi Mansyah