Jalan Dibuka, Ekonomi Bergerak! TMMD di Bengkulu Selatan Disorot, Helmi Hasan Tambah Anggaran Rp30 Miliar

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang turun meninjau lokasi pembangunan, Jumat (20/2)/KabarDaring.ID
Penulis: Sandri
Sabtu, 21 Februari 2026 | 00:53:36 WIB

KABARDARING.ID - Akses terjal yang dulu bikin warga Desa Kemang Manis harus ekstra hati-hati kini tinggal cerita. Program TMMD mengubah jalur sulit itu menjadi urat nadi baru ekonomi desa.

Hartini (54) tak bisa menyembunyikan rasa leganya. Selama bertahun-tahun, ia dan warga lain harus berjibaku melewati jalan rusak untuk mengangkut hasil kebun, terutama sawit. Kini, kendaraan sudah bisa melintas lebih lancar.

“Sekarang tidak takut lagi kalau bawa hasil kebun. Dulu licin dan menanjak, sering bikin was-was,” ujarnya.

Perubahan itu mendapat perhatian langsung dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang turun meninjau lokasi pembangunan, Jumat (20/2). Ia menegaskan, pembangunan bukan sekadar proyek fisik, tetapi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Kita bangun bukan untuk segelintir orang, tapi untuk semua. Jangan mau dipecah belah hoaks yang memprovokasi,” tegasnya.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang turun meninjau lokasi pembangunan, Jumat (20/2)

Pemprov Bengkulu sendiri telah menggelontorkan Rp11 miliar pada Tahun Anggaran 2025 untuk program TMMD di empat desa: Kayu Ajaran, Air Kemang, Air Nibung, dan Kemang Manis. Tak berhenti di situ, Helmi memastikan tambahan anggaran sekitar Rp30 miliar dari APBD Provinsi akan segera menyusul.

Langkah ini dinilai strategis. Infrastruktur desa yang memadai diyakini mampu memangkas biaya distribusi hasil pertanian, membuka akses layanan pendidikan dan kesehatan, serta mempercepat perputaran ekonomi lokal.

“Pemerintah hadir untuk memastikan setiap warga mendapatkan haknya, tanpa melihat latar belakang apa pun,” tambah Helmi.

Dengan jalan yang semakin layak, harapan warga pun ikut terbuka. Bukan hanya soal kemudahan melintas, tapi tentang peluang baru, peningkatan pendapatan, dan masa depan desa yang lebih cerah. ***

Reporter: Sandri