Zamhari: Bangun Keluarga Dulu, Kemiskinan Bengkulu Bisa Dipatahkan

Zamhari saat menjadi pemateri Seminar Nasional pada Pelantikan DPD IAPA Bengkulu Periode 2026–2029, Senin kemarin (2/2/2026)/Kabardaring
Penulis: Redaksi
Selasa, 03 Februari 2026 | 10:23:32 WIB

KABARDARING.ID - Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari, S.H., M.H., menegaskan, pembangunan keluarga berkualitas merupakan strategi utama pengentasan kemiskinan dan percepatan pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Zamhari saat menjadi pemateri Seminar Nasional pada Pelantikan DPD IAPA Bengkulu Periode 2026–2029, Senin kemarin (2/2/2026).

Zamhari saat menjadi pemateri Seminar Nasional pada Pelantikan DPD IAPA Bengkulu Periode 2026–2029, Senin kemarin (2/2/2026)

Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan Bengkulu per Maret 2025 mencapai 12,08 persen atau sekitar 252,97 ribu jiwa, masih di atas rata-rata nasional 8,47 persen. Menurut Zamhari, kondisi tersebut menuntut pendekatan pembangunan yang menyentuh hulu persoalan, yakni keluarga.

“Jika keluarga sehat, terencana, dan berdaya, maka risiko kemiskinan dapat ditekan sejak dini,” ujarnya.

Melalui Program Bangga Kencana, Kemendukbangga/BKKBN mendorong pengendalian angka kelahiran, peningkatan akses KB, penguatan ketahanan keluarga, serta peningkatan kualitas anak.

Seminar Nasional pada Pelantikan DPD IAPA Bengkulu Periode 2026–2029, Senin kemarin (2/2/2026).

Zamhari menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar keluarga tidak hanya menjadi objek bantuan, melainkan subjek utama pembangunan daerah. Diperlukan sinergi lintas sektor pemerintah daerah, sektor kesehatan, pendidikan, dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga kader di tingkat desa.

“Ketika semua pihak bergerak bersama, keluarga tidak lagi menjadi objek bantuan, tetapi subjek utama pembangunan,” tutupnya.

Pendekatan berbasis keluarga dinilai mampu mempercepat pembangunan daerah secara inklusif dan berkeadilan, memastikan tak satu pun elemen masyarakat tertinggal dalam proses pembangunan. ***

Reporter: Redaksi