Retret Merah Putih Dimatangkan, Pemprov Bengkulu Tekankan Pembenahan Mental ASN

Rapat Koordinasi Retret Merah Putih di di Aula Merah Putih, Rabu (28/1) dipimpin langsung Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni/Kabardaring
Penulis: Redaksi
Rabu, 28 Januari 2026 | 10:12:43 WIB

KABARDARING.ID — Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai serius membenahi fondasi mental birokrasi. Melalui Rapat Koordinasi Retret Merah Putih, Pemprov Bengkulu menegaskan bahwa pembangunan aparatur tidak cukup hanya dengan program dan anggaran, tetapi harus dimulai dari integritas dan karakter Aparatur Sipil Negara (ASN).

Rapat yang digelar di Aula Merah Putih, Rabu (28/1), dipimpin langsung Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, bersama jajaran asisten dan kepala OPD. Forum ini tidak hanya membahas kesiapan teknis, tetapi juga mengevaluasi berbagai kelemahan dalam pelaksanaan Retret Merah Putih sebelumnya.

Herwan Antoni menegaskan, Retret Merah Putih merupakan instrumen strategis untuk menerjemahkan visi Gubernur Bengkulu “Religius, Sejahtera, dan Bahagia” ke dalam perilaku nyata birokrasi pemerintahan.

“Pembangunan fisik dan ekonomi tidak akan berjalan maksimal tanpa aparatur yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki kesadaran moral yang kuat,” tegasnya dalam rapat.

Retret Merah Putih dirancang sebagai ruang pembentukan nilai—mulai dari penguatan spiritual, disiplin kerja, etika jabatan, hingga kesadaran ASN sebagai pelayan publik, bukan sekadar pelaksana administrasi. Program ini juga ditujukan untuk memperkuat soliditas lintas OPD dan membangun pola kerja kolaboratif.

Namun demikian, rapat koordinasi mengungkap sejumlah persoalan krusial. Mulai dari peserta yang tidak memahami Surat Perintah Tugas (SPT), kehadiran yang tidak penuh, hingga lemahnya pengawasan dari OPD pengirim.

Rapat Koordinasi Retret Merah Putih di di Aula Merah Putih, Rabu (28/1)

Menjawab persoalan tersebut, forum merekomendasikan langkah tegas: kepala OPD wajib melakukan pembekalan sebelum penerbitan SPT, memprioritaskan pejabat struktural dan ketua tim sebagai peserta, serta melakukan monitoring aktif selama kegiatan berlangsung.

“Retret ini bukan agenda seremonial. Jika tidak dijalankan dengan disiplin, maka tujuan membangun karakter ASN akan gagal,” tegas salah satu poin rekomendasi rapat.

Ke depan, Retret Merah Putih akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan, Kamis hingga Minggu, dengan sistem angkatan yang melibatkan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Melalui penguatan desain dan pengawasan yang lebih ketat, Pemprov Bengkulu berharap Retret Merah Putih benar-benar melahirkan ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkeadilan dan bermartabat.

Reporter: Redaksi