Ganjar: PDIP Tetap Pegang Mandat Rakyat dalam Pilkada
KABAR DARING - Di tengah kembali mencuatnya ide agar kepala daerah dipilih oleh DPRD, PDI Perjuangan menyatakan sikapnya tanpa ragu. Partai ini menolak arah tersebut dan tetap berpijak pada sistem pemilihan langsung oleh rakyat.
Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo, mengatakan bahwa mekanisme Pilkada bukan sekadar soal teknis, melainkan menyangkut kedaulatan warga negara dalam menentukan pemimpinnya.
“Sejak reformasi, masyarakat sudah memilih jalan demokrasi yang lebih terbuka, yakni memilih kepala daerah secara langsung. Itu adalah mandat yang tidak bisa diabaikan,” ujarnya saat menghadiri rangkaian acara HUT ke-53 PDIP dan Rakernas di Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Ganjar mengingatkan bahwa sistem pemilihan oleh DPRD merupakan praktik lama yang pernah berlaku sebelum era Reformasi. Namun, perubahan politik nasional mendorong lahirnya undang-undang yang memberikan hak penuh kepada rakyat untuk menentukan gubernur, bupati, dan wali kota.
Menurutnya, penguatan Pilkada langsung juga tidak lepas dari landasan hukum yang sudah ditegaskan melalui regulasi dan putusan lembaga peradilan konstitusional. Karena itu, mengubah kembali mekanisme tersebut dinilai hanya akan menciptakan kegaduhan politik yang tidak perlu.
“Posisi PDIP tegas. Kami berdiri di sisi rakyat dan mempertahankan Pilkada langsung sebagai bagian dari demokrasi,” kata Ganjar. ***