KABAR DARING - Masyarakat di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu kembali beraktivitas normal setelah terjadi gempa bumi berkekuatan 5,9 skala Richter di Pulau Enggano, Sabtu pagi (27/12/2025).
Devi, 32, seorang warga Pulau Enggano, mengaku getaran gempa pagi itu terasa jelas dan mengagetkan warga. Ia menyebutkan tetangga-tetangganya serta anak-anak langsung berhamburan keluar rumah karena panik.
"Aktivitas berjalan kembali seperti biasa. Tidak lama warga berada di luar rumah," kata Devi saat dihubungi Kabar Daring melalui pesan singkat, Sabtu (27/12/2025).
Hal senada disampaikan warga lainnya, Angge Lestari (35). Warga Dusun Pakuaha Desa Meok ini bersyukur karena estimasi getaran gempa tidak terlalu lama meskipun gempa membuat lemari, rak sepatu, dan lampu rumahnya bergoyang.

"Sangat syok terjadinya gempa tadi. Pertama goyangnya sangat kencang, yang kedua juga tadi. Sehingga, saya menggendong menyelamatkan anak saya. Semoga tidak terjadi apa-apa di pulau terkecil kami ini ya," demikian Angge Lestari.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pada pagi hari ini, Sabtu (27/12/2025). Kekuatan gempa (magnitudo) berbeda-beda.
Gempa pertama terjadi pukul 07.22 WIB. Magnitudonya 5,9. BMKG mencatat, pusat gempa berada di koordinat 26 Km Selatan Enggano-Bengkulu, 5 58 LS dan 102.27 Bujur Timur. Gempa ini memiliki kedalaman 19 kilometer.
Gempa berikutnya terjadi pukul 07.57 WIB dengan Magnotudo 3,7. WIB. Gempa yang berpusat di 18 km Selatan Enggano-Bengkulu, berkedalaman 18 km.
Gempa terakhir terjadi pada hari ini pukul 08.10 WIB. Gempa berkekuatan M 5,7 itu berpusat di 27 km Selatan Enggano-Bengkulu.
Lalu ada Gempa susulan, pukul 08.26 WIB dengan Magnitudo 3,0. Gempa berpusat 37 km Timur Laut Enggano-Bengkulu dengan kedalaman 10 Km.
Belum ada laporan soal dampak gempa ini. Belum diketahui juga penyebab gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menginformasikan getaran gempa Bengkulu hari ini tidak berpotensi tsunami. ***