×

Pencarian

Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Hadir di Bengkulu, Kupas Cara Mengkritik Tanpa Berujung Pidana

KABARDARING.ID – Kabar baik bagi insan pers, mahasiswa, aktivis, hingga masyarakat Bengkulu yang ingin memahami batas kebebasan berpendapat di era digital. Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, dijadwalkan hadir sebagai narasumber dalam Diskusi Publik & Interactive Talkshow Edukasi Hukum 2026 bertajuk "Kritik Tanpa Jerat: Seni Menguliti Kebijakan Tanpa Terpeleset Hukum."

Kegiatan yang diprakarsai Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) bekerja sama dengan Azwira dan Bencoolen Mall ini akan digelar pada Selasa, 30 Juni 2026, pukul 13.00 WIB, di Atrium Bencoolen Mall, Kota Bengkulu.

Talkshow ini terbuka untuk umum dan ditujukan bagi insan pers, mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat yang memiliki perhatian terhadap isu demokrasi, kebebasan berpendapat, dan literasi hukum.

Selain Febri Diansyah, diskusi juga menghadirkan Ketua Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ), Wibowo Susilo, serta Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Rahmad Hidayat. Jalannya diskusi akan dipandu oleh Ketua Kongres Advokat Indonesia Provinsi Bengkulu, Beni Hidayat, sebagai moderator.

Dalam forum interaktif tersebut, para narasumber akan membahas berbagai persoalan yang kerap menjadi perhatian publik, mulai dari batasan kritik terhadap kebijakan pemerintah, etika bermedia sosial, perlindungan kebebasan berpendapat, hingga peran media dalam mengawal jalannya demokrasi tanpa melanggar ketentuan hukum.

Ketua AMJ, Wibowo Susilo, mengatakan kegiatan ini diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus dialog antara masyarakat, media, aparat penegak hukum, akademisi, dan praktisi hukum.

"Melalui diskusi ini, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin cerdas dalam menyampaikan kritik yang berbasis data, fakta, dan tetap menghormati ketentuan hukum yang berlaku. Kritik merupakan bagian penting dari demokrasi, namun harus disampaikan secara bertanggung jawab," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Direktur Azwira, Irwandi Putra, menyebut pihaknya ingin menghadirkan forum yang tidak hanya membahas teori hukum, tetapi juga memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat.

"Kami ingin menghadirkan forum yang memberikan pemahaman tentang bagaimana menyampaikan kritik secara cerdas, beretika, dan sesuai koridor hukum. Melalui kolaborasi antara AMJ, Azwira, dan Bencoolen Mall, kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat budaya demokrasi dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Bengkulu," katanya.

Irwandi juga mengajak mahasiswa, insan pers, organisasi masyarakat, dan generasi muda untuk memanfaatkan kesempatan berdialog langsung dengan para narasumber yang memiliki pengalaman di bidang hukum, media, dan penegakan hukum.

Kegiatan ini turut didukung oleh Biznet, Informa, dan King Mini Soccer sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi hukum dan penguatan budaya demokrasi di Provinsi Bengkulu. ***