Dari Apartemen hingga Rumah, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dijemput Polisi Secara Mendadak
KABARDARING.ID – Kasus dugaan penyebaran berita bohong terkait ijazah mantan Presiden Joko Widodo kembali menjadi sorotan. Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias Dokter Tifa ditangkap Polda Metro Jaya pada Jumat (19/6/2026) setelah keduanya berstatus tersangka dalam perkara tersebut.
Penangkapan dilakukan pada pagi hari di kediaman masing-masing. Menurut tim kuasa hukum, Dokter Tifa diamankan sekitar pukul 06.47 WIB saat berada di apartemennya. Ia bahkan disebut tengah bersiap mengikuti ujian S3 Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) ketika polisi datang.
Akibat penangkapan itu, Dokter Tifa terpaksa mengikuti ujian dari ruangan khusus di Mapolda Metro Jaya.
Sementara Roy Suryo ditangkap sekitar pukul 07.00 WIB. Pengacaranya, Ahmad Khozinudin, menyayangkan langkah kepolisian yang melakukan penangkapan terhadap kliennya. Ia menilai Roy selama ini bersikap kooperatif dan rutin memenuhi panggilan penyidik.
Kuasa hukum lainnya, Refly Harun, mengungkapkan bahwa dirinya baru berpisah dengan Roy Suryo beberapa jam sebelum penangkapan terjadi. Menurut Refly, saat polisi datang, Roy bahkan belum sempat berpakaian dengan layak.
Tak hanya Roy Suryo dan Dokter Tifa, kasus ini ternyata menyeret sejumlah nama lain. Sejak November 2025, Polda Metro Jaya telah menetapkan delapan tersangka yang terbagi dalam dua klaster.
Klaster pertama terdiri dari Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Muhammad Rizal Fadhillah, Rustam Effendi, dan Damai Hari Lubis. Sementara klaster kedua berisi Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, serta Dokter Tifa.
Namun, seiring berjalannya proses hukum, tiga tersangka yakni Eggi Sudjana, Damai Hari Lubis, dan Rismon Sianipar telah memperoleh penghentian penyidikan (SP3) setelah menempuh penyelesaian melalui mekanisme restorative justice.
Hingga berita ini ditulis, Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa maupun kemungkinan adanya perkembangan baru dalam kasus yang terus menyita perhatian publik tersebut. ***