×

Pencarian

Dihadiri Dewan Pengawas RSCM, RSMY Bengkulu Siap Bertransformasi?

KABARDARING.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui rapat koordinasi Dewan Pengawas bersama Direksi RSUD dr. M. Yunus (RSMY) Bengkulu yang dihadiri langsung Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Jumat (19/6).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Rafflesia RSMY itu dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari unsur Pemerintah Provinsi Bengkulu, manajemen rumah sakit, hingga organisasi profesi kesehatan.

Menariknya, rapat ini juga dihadiri Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, Edhi Sarwono, yang merupakan anggota Dewan Pengawas. Kehadirannya memberikan berbagai masukan strategis guna memperkuat tata kelola rumah sakit terbesar di Provinsi Bengkulu tersebut.

Berbagai isu penting dibahas dalam pertemuan itu, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, penguatan sumber daya manusia, tata kelola keuangan, hingga pengembangan pendidikan dan penelitian di lingkungan rumah sakit.

Sekda menegaskan, sinergi antara Dewan Pengawas, direksi, dan seluruh jajaran rumah sakit menjadi kunci utama dalam menghadirkan layanan kesehatan yang profesional dan berkualitas.

"RSUD dr. M. Yunus harus terus meningkatkan mutu pelayanan, baik dari sisi manajemen maupun pelayanan medis, sehingga mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat," tegasnya.

Ia juga berharap seluruh jajaran RSMY terus berinovasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam meningkatkan kualitas layanan publik di sektor kesehatan.

Rapat koordinasi ini diharapkan melahirkan berbagai langkah strategis yang mampu memperkuat kinerja rumah sakit sekaligus menjawab tantangan pelayanan kesehatan di Bengkulu yang semakin kompleks.

Akankah RSMY semakin berbenah dan menjadi rumah sakit rujukan dengan pelayanan terbaik? Masyarakat tentu menantikan realisasinya. ***